Modifikasi Alokasi Waktu Untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Dalam Kurikulum Merdeka Di SMPN 40 Jakarta

Authors

  • Mohamad Firdaus Nasori Universitas Negeri Jakarta
  • Desy Safitri Universitas Negeri Jakarta
  • Sujarwo Sujarwo Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/sosial.v2i2.142

Keywords:

Social studies, special needs children, learning strategies

Abstract

Learning organisation strategies or Learning Strategies refer to the ways used by educators or instructors to organise and structure the learning process to be effective and efficient. Where there are 3 indicators, namely modification of time allocation, modification of content or material and modification of the teaching-learning process. Sekolah Menengah Pertama Negeri 40 Jakarta opens a pathway for students with special needs or often called people with disabilities. This study aims to describe the modification of time allocation for children with special needs (ABK) in the Merdeka Curriculum of SMPN 40 Jakarta. The type of research used in this study is a descriptive method with a quantitative approach. Social Studies Learning Strategy for children with special needs is included in the good categorisation with a percentage of data accumulation results of 68%. This means that the modification of time allocation for children with disabilities at SMPN 40 Jakarta has been done well.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Majid. (2014). Strategi pembelajaran. Bandung: PT Rosdakarya.

Akhmad Sudrajat. (2008). Pengertian pendekatan, strategi, metode, teknik dan model pembelajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Delphie, B. (2006). Pembelajaran anak berkebutuhan khusus (dalam setting pendidikan inklusi). Bandung: PT Refika Aditama.

Depdiknas. (2007). Pedoman khusus penyelenggaraan pendidikan inklusif tentang pengadaan dan pembinaan tenaga pendidik. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa.

Disdik Sumbar. (n.d.). Pendidikan inklusi. Retrieved from https://disdik.sumbarprov.go.id/halaman-utama/pendidikan-inklusi.html

Gunawan, A. (2022). Implementasi dan kesiapan guru IPS terhadap kurikulum merdeka. Jurnal Manajemen, Organisasi dan Bisnis, 11(2), 22.

Hernawan, A. H., & Cynthia, R. (2012). Pengertian, dimensi, fungsi, dan peranan kurikulum. In Tim Pengembang MKDP Kurikulum dan Pembelajaran, Kurikulum dan pembelajaran (pp. xx-xx). Jakarta: Rajawali Press.

Jannah, E. M. (2017). Implementasi kurikulum 2013 pada pembelajaran IPS di SMP Negeri 1 Muntilan (Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta).

Kemdikbud. (n.d.). Kurikulum merdeka. Retrieved from https://kurikulum.kemdikbud.go.id/kurikulum-merdeka/

Kemendikbudristek BSKAP. (2022). Salinan keputusan kepala badan standar, kurikulum, dan asesmen pendidikan, kementerian pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi nomor 008/H/KR/2022 tentang capaian pembelajaran pada pendidikan anak usia dini jenjang pendidikan dasar dan jenjang pendidikan. Kemendikbudristek BSKAP RI.

Mangunsong, F. (2009). Psikologi dan pendidikan anak berkebutuhan khusus. Depok: Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi (LPSP3) Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (FPUI).

Purnawan, D., Raharjo, H. P., & Pujianto, A. (2012). Tes keterbelajaran gerak IOWA. Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 1(5), 221-226.

Saleh, M. (2020). Merdeka belajar di tengah pandemi Covid-19. In Prosiding Seminar Nasional Hardiknas (Vol. 1, pp. 51-56).

Sanjaya, W. (2006). Strategi pembelajaran: Berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Siregar, E., & Nara, H. (2011). Teori belajar dan pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.

Wardani, I. G. A. K., Tarsidi, D., Hernawati, T., & Astati. (2014). Pengantar pendidikan anak berkebutuhan khusus. In Hakikat pendidikan khusus. Universitas Terbuka, Jakarta.

Winataputra, U. S., & others. (2001). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.

Published

2024-06-05

How to Cite

Mohamad Firdaus Nasori, Desy Safitri, & Sujarwo Sujarwo. (2024). Modifikasi Alokasi Waktu Untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Dalam Kurikulum Merdeka Di SMPN 40 Jakarta. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(2), 73–78. https://doi.org/10.62383/sosial.v2i2.142

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)