Kesenian Ketoprak Truthuk: Wujud Nyata Perubahan Sosial Masyarakat Kota Semarang

Authors

  • Annisa Rahmadhani Universitas Pendidikan Indonesia
  • Yani Achdiani Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62383/sosial.v2i2.139

Keywords:

Arts, Ketoprak Truthuk, Social Change, Semarang City

Abstract

Indonesian traditional arts, including Ketoprak Truthuk, have become an integral part of community life in Semarang City, playing an important role in strengthening cultural identity and facilitating social interaction. This article aims to explore the role of Ketoprak Truthuk in influencing social change in Semarang City. The method used in this article is a literature study with data analysis techniques that involve three activities simultaneously: data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. The results showed that Ketoprak Truthuk is not only a traditional art form, but also a tangible manifestation of the social changes that occur in the community of Semarang City. Through its cultural values, economic contributions, and social roles, Ketoprak Truthuk has helped strengthen the identity of the community, convey unity, and create positive changes in everyday life. These findings underscore that the government, community, and young generation of Semarang City must actively participate in developing and preserving the art of Ketoprak Truthuk. The preservation and development of traditional arts is done in an effort to strengthen cultural identity and encourage good social change amidst the challenges of modernisation and globalisation.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Yani Achdiani, Universitas Pendidikan Indonesia

Dosen Pengampu : Dr. Yani Achdiani, M.Si.

References

Admin. (2020, February 27). Generasi Muda Harus Mampu Melestarikan dan Mengembangkan Budaya Indonesia. Pemerintah Kabupaten Banjar. [Online]. Available: https://home.banjarkab.go.id/generasi-muda-harus-mampu-melestarikan-dan-mengembangkan-budaya-indonesia/

Alawiyah, T. (2021, April 22). Sejarah kesenian Ketoprak - Kompasiana.com. KOMPASIANA. [Online]. Available: https://www.kompasiana.com/tutialawiyah9221/6080ebd7d541df612943ba72/sejarah-kesenian-ketoprak

Aliya, F. N., & Febriyani, A. R. (2020). Komunikasi Pembangunan untuk Identitas tempat: budaya kampung di Kota Semarang. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 18(01), 10-29.

Arifahrudin, I. (2022). Pemberdayaan Pemuda melalui Seni Ketoprak sebagai Upaya Mempertahankan Kesenian Tradisional di Kecamatan Gedongtengen Yogyakarta. Journal of Society and Continuing Education, 3(2), 391-398.

Astriawan, F. I., & Nurcahyono, O. H. (2021). Perubahan Sosial pada Kesenian Tradisional Ebleg Singa Mataram di Kelurahan Panjer Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen. Studi Budaya Nusantara, 5(2), 118-132.

Auliaamafaza, A. I., Wahyuni, I. S., Erlangga, E. A., & Amirudin, A. (2022). Ethnography of Thruthuk as Identity of Cultural Arts in Semarang City–Indonesia. Espergesia, 9(1), 12-22.

Bisakah ketoprak menjadi pilihan seni bagi remaja? (n.d.). [Online]. Available: https://tby.jogjaprov.go.id/informasi/bisakah-ketoprak-menjadi-pilihan-seni-bagi-remaja

Cahyono, E. A., Sutomo, N., & Hartono, A. (2019). Literatur review; panduan penulisan dan penyusunan. Jurnal Keperawatan, 12(2), 12-12.

Diani, Y., & Prasetyo, K. B. (2022). Krisis Regenerasi Pada Kelompok Kesenian Kethoprak Pati (Kasus Pada 3 Kelompok Seni Kethoprak Di Kabupaten Pati Jawa Tengah).

Dipoyono, A. (2018). Revitalisasi Seni Pertunjukan Tradisional Ketoprak Di Surakarta. Lakon Jurnal Pengkajian & Penciptaan Wayang, 15(2).

Faturrahman, M. W., Putri, D. K., Rika, R. N. S., Putra, S. A., Wardani, I. K., Valensia, E. V., ... & Jatmiko, J. (2023). Pelestarian Kesenian Ketoprak Melalui Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 114-128.

Fujiastuti, A. (2015). Penanaman pendidikan karakter melalui budaya jawa (ketoprak). dalam Jurnal Bahastra, 34(1).

Hadi, Y. S. (1984). Perkembangan Kesenian Kethoprak Lesung di Yogyakarta.

Handriani, D. J. (2019). Proses Adaptasi Ikatan Mahasiswa Fakfak Di Kota Bandung (Doctoral dissertation, Universitas Komputer Indonesia).

Harjanti, R. Sunarti. 2019.“Partisipasi masyarakat dalam tradisi upacara ‘rasulan’di desa baleharjo, kecamatan wonosari kabupaten gunungkidul.”. Jurnal Sosialita, 11(1), 107-22.

Himawan, T. B., & Pujihartati, S. H. (2019). Eksistensi Ketoprak Balekambang Sebagai Salah Satu Bentuk Pelestarian Budaya Jawa Di Kota Surakarta. Journal of Development and Social Change, 2(1), 3-12.

Jelantik, G. S. (2022, April 28). Upaya Melestarikan Kesenian Ketoprak di Era Modernisasi dan Arus Globalisasi Halaman 1 - Kompasiana.com. KOMPASIANA. [Online]. Available: https://www.kompasiana.com/gita41265/626a4916bb448619856a5da4/upaya-melestarikan-kesenian-ketoprak-di-era-modernisasi-dan-arus-globalisasi

KARTIKAWATI, D. (2017). Peran Pemuda Dalam Pelestarian Kesenian Ketoprak Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Budaya Daerah (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).

Kontributor dari proyek Wikimedia. (2024, March 5). Ketoprak (seni budaya). Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas. [Online]. Available: https://id.wikipedia.org/wiki/Ketoprak_%28seni_budaya%29

Murdiyastomo, H. A. (2019). Revitalisasi teater tradisional “ketoprak”. Mozaik: Kajian Ilmu Sejarah, 10(1).

Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Selemba Medika

Paramarta, C. B., & Kurniawan, R. A. (2023). Seni Pertunjukan Ketoprak Sebagai Sumber Ide Perancangan Background Film Animasi Lakontara Pada Kompetisi GEMASTIK XV Tahun 2022. CITRAWIRA: Journal of Advertising and Visual Communication, 4(1), 43-62.

Pengaruh arus globalisasi terhadap budaya lokal. (2023, June 8). FISIP UMSU Terbaik Di Medan. [Online]. Available: https://fisip.umsu.ac.id/pengaruh-arus-globalisasi-terhadap-budaya-lokal/

Pentingnya kebudayaan sebagai pondasi karakter bangsa. (2019, December 26). Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Budaya (

Pentingnya kebudayaan sebagai pondasi karakter bangsa. (2019, December 26). Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Pakuan. https://fisib.unpak.ac.id/berita/pentingnya-kebudayaan-sebagai-pondasi-karakter-bangsa

Permatasari, D. A. (2023). Simbol Diskriminasi Harga Diri Lakon Utama Obahing Ledhek Kasaputing Ratri Ketoprak Truthuk Semarang. NOSI, 11(2).

Pertunjukan Ketoprak, seni perjuangan masyarakat Solo - Indonesia Kaya. (2024, April 5). Indonesia Kaya. https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/ketoprak-seni-perjuangan-masyarakat-solo/

Prilosadoso, B. H., Kurniawan, R. A., Pandanwangi, B., & Yunianto, I. K. (2021). The Appeal of Cartoon Characters in Instructional Media Through Animation in Early Childhood Education In Surakarta. International Journal of Social Sciences, 4(1), 35-38.

Pujiono, B., Prilosadoso, B. H., & Supeni, S. (2020). Alternative Media for the Preservation of Traditional arts Through Collaboration Pop art Style Wayang Pacitan Beber. International Journal of Social Sciences and Humanities, 4(3), 151-159.

RM, L. A. (2016). Seni pertunjukan tradisional di persimpangan zaman: studi kasus kesenian menak koncer sumowono semarang. Humanika, 23(2), 25-31.

Sitarasyani. (2019, April 8). Ketoprak Truthuk, Kesenian Asli Jawa Tengah yang Nyaris Punah. Halo Semarang. https://halosemarang.id/ketoprak-truthuk-kesenian-asli-jawa-tengah-yang-nyaris-punah.

Sukada, A. (2008). Ketoprak: Menjaga Budaya Dengan Perubahan. Malang: FISIP Universitas Muhammadiyah Malang.

Suryani, S., & Purnama, A. (2018). Strategi Pelestarian Budaya Lokal dalam Menjaga Kesetiakawanan Sosial. Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial, 42(2), 187-196.

Tallapessy, A., Setiawan, I., & Subaharianto, A. (2016). Transformasi Wacana dalam Lagu Pop-Etnis: Strategi Komersil dan Negosiasi Lokalitas dalam Industri Musik di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Triyono, T. (2020, December). Pemberdayaan Komunitas Seni Tradisional untuk Mendukung Kampung Tematik Seni, di Kampung Seni Jurang Belimbing, Kota Semarang. In Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat UNDIP 2020 (Vol. 1, No. 1).

Ulya, C. (2011). Kajian Historis dan Pembinaan TeaterTradisional Ketoprak (Studi Kasus di Kota Surakarta) (Doctoral dissertation, UNS (Sebelas Maret University)).

Zulmi Dwiki Darmawan, C., Soeprapti, A., & Endrianto Pandelaki, E. (2019). Pusat Seni Budaya di Kota Semarang (Doctoral dissertation, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro).

Published

2024-06-05

How to Cite

Rahmadhani, A., & Achdiani, Y. (2024). Kesenian Ketoprak Truthuk: Wujud Nyata Perubahan Sosial Masyarakat Kota Semarang. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(2), 79–95. https://doi.org/10.62383/sosial.v2i2.139

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.