Peran Digital Forensik Dalam Pengumpulan Bukti Pada Kasus Judi Online di Kabupaten Demak

Authors

  • Tazkia Asshiva Maryam Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Marsya Arviela Maharani Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Tigor Akhmad Fahrezi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Andriyanto Adhi Nugroho Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/konsensus.v1i3.211

Keywords:

Digital Forensics, Online Gambling, ITE Law

Abstract

This research aims to maximize the role of digital forensics in the discovery of electronic evidence and to understand the forms of accountability for online gambling offenders in Demak Regency. The method used in this research is normative juridical and descriptive-analytical. The findings from this research include the following: First, online gambling is a criminal act committed using electronic devices, thus requiring electronic data for its investigation. In this context, the role of digital forensics is essential to find and collect evidence to uncover online gambling cases in Demak Regency. The use of digital forensics in discovering electronic evidence in online gambling cases in Demak Regency can be conducted using the Integrated Digital Forensics Investigation Framework (IDFIF). This method consists of four stages: preparation, crime scene investigation, laboratory examination, and reporting. Second, the form of accountability for online gambling offenders is outlined in Article 27 paragraph (2) of Law No. 19/2016 on Amendments to Law No. 11/2008 on Electronic Information and Transactions. This article stipulates that any person who intentionally and without authority distributes or transmits electronic documents containing gambling content. The criminal penalties for violations of Article 27 paragraph (2) are specified in Article 45 paragraph (2) of Law No. 19/2016, which is a maximum imprisonment of 6 years and/or a maximum fine of Rp. 1,000,000,000.00.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Azhar, M. N. (2012). Digital Forensic: Panduan Praktis Investigasi Komputer. Jakarta: Salemba Infotek.

Algino Ganaro, A. (2021). Fungsi Digital Forensik Bagi Satreskrim Polres Agam Dalam Penyidikan Tindak Pidana Judi Online. Unes Law Review, 3(2), 195.

Indah Purwatiningsih. (2023). Implementasi Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Judi Online (Studi Kasus dalam Tingkat Penyidikan di Kepolisian Demak). Skripsi, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Muhammad, M., & Tata, S. (2023). Analisis Forensik Media Sosial Michat Metode Digital Forensik Integrated Investigation Framework (IDFIF). Blantika: Multidisciplinary Journal, 1(2), 180.

Putra, M. I. K. D., & Setiawan, D. A. (2023). Pertanggungjawaban Pidana Perjudian Balap Liar Melalui Media Sosial Instagram Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Bandung Conference Series: Law Studies, 3(1).

Ramdan, A. (2018). Aspek-Aspek Konstitusional Penodaan Agama Serta Pertanggungjawaban Pidananya di Indonesia. Jurnal Konstitusi, 15(3).

Rianto, R., Zarzani, T. R., & Saragih, Y. M. (2024). Tanggung Jawab Hukum Korporasi Media Online dan Masyarakat Pengguna Media Sosial Atas Penayangan Berita yang di Share Ke Publik Mengandung Tindak Pidana ITE. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(1).

Septiastuti Devina. (2017). Penegakan Hukum Oleh Kepolisian Republik Indonesia Terhadap Tindak Pidana Perjudian Secara Online Pada Tahap Penyidikan (Studi Kasus di Polda Jawa Tengah). Thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

Sharofan Mirfandaresky. (2022). Digital Forensik Dalam Penyidikan Tindak Pidana Penipuan Online (Studi Kasus di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Ponorogo). Skripsi, Universitas Islam Malang.

Sitompul, M. M., Ablisar, M., Hamdan, M., & Leviza, J. (2014). Kebijakan kriminal dalam penanggulangan tindak pidana judi online yang dilakukan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri). Jurnal Universitas Sumatera Utara, 2(2).

Skripsi / Tesis / Disertasi:

SYA’DIYAH, A. J., & Dona, F. (2024). Upaya Penegakan Hukum Tindak Pidana Prostitusi Online dalam Perspektif Hukum Pidana Islam (Studi Kasus di Polrestabes Semarang). Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta.

Tenry Muslinda. (2024). Efektivitas Penyidikan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Online. Journal of Lex Theory, 5(1), 19.

Yeni Dwi Rahayu, Y., & Yudi Prayudi. (2014). Membangun Integrated Digital Forensics Investigation Framework (IDFIF) Menggunakan Metode Sequential Logic. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi 2014 (SENTIKA 2014), Yogyakarta.

Published

2024-06-25

How to Cite

Tazkia Asshiva Maryam, Marsya Arviela Maharani, Tigor Akhmad Fahrezi, & Andriyanto Adhi Nugroho. (2024). Peran Digital Forensik Dalam Pengumpulan Bukti Pada Kasus Judi Online di Kabupaten Demak. Konsensus : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum Dan Ilmu Komunikasi, 1(3), 33–43. https://doi.org/10.62383/konsensus.v1i3.211

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.