Pola Perilaku Masyarakat Lokal dalam Mengelolah Sumber Daya laut melalui Berkarang di Teluk Bakau Kepulauan Riau
DOI:
https://doi.org/10.62383/risoma.v4i1.1478Keywords:
Bekarang, Local People Behavior, Local Wisdom, Nesting Practice, ResourcesAbstract
This research examines the behavior of local communities in Teluk Bakau, Bintan, in managing marine resources through the practice of nesting, which represents an important form of local wisdom that has been passed down through generations. The background of this research is the increasing challenges faced by Indonesia's coastal areas, including marine pollution, environmental degradation, and the impacts of climate change on coastal ecosystems. The aim of the study was to understand community behavior patterns in nesting activities and to analyze their impact on the sustainability of the marine ecosystem. The methods used included structured observations supported by purposive and random sampling techniques to obtain representative data. The results showed that the community conducts nesting activities during low tides; however, yields have decreased due to pollution and unstable market prices. In addition, community knowledge regarding the ecological benefits of seagrass ecosystems remains limited. The conclusions emphasize the importance of education programs and sustainable marine resource management to enhance environmental awareness and improve the welfare of local communities.
Downloads
References
Ariasari, A., Sugara, A., Nabiu, N. L. M., & Mahfudz, A. A. (2023). Karakteristik padang lamun perairan dangkal di Teluk Merpas, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. Dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Kelautan dan Perikanan (hlm. 85–89).
Ayyub, F. R., Rauf, A., & Asti, A. (2018). Strategi pengelolaan ekosistem terumbu karang di wilayah pesisir Kabupaten Luwu Timur. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 4, S56–S65.
Gustika, W., Dharmawan, A. H., & Sunito, M. A. (2023). Kerentanan nafkah rumah tangga nelayan dalam tekanan variabilitas iklim: Studi kasus Desa Dendun, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(1), 43–56.
Hartanto, D. (2023). Ragam kearifan lokal budaya dan tradisi lisan.
Hendrayady, A. (2018). Strategi pembangunan wilayah perbatasan Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN), 6(1), 1–10.
Januarius Di, J. (2023). Bekarang: Strategi bertahan hidup masyarakat Melayu Natuna. Tapak Melayu, 1(1).
Monteiro, J. M. (2021). Pengelolaan perikanan berbasis hukum adat melalui model co-management. Arena Hukum, 14(1), 67–83.
Muzammil, W., Zahra, A., & Oktavia, Y. (2021). Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap biota laut dilindungi di Kepulauan Riau melalui media buku saku dan video. Panrita Abdi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 5(3), 356–364.
Najmi, N., Suriani, M., Rahmi, M. M., Islama, D., & Nasution, M. A. (2020). Peran masyarakat pesisir terhadap pengelolaan terumbu karang di kawasan konservasi perairan pesisir timur Pulau Weh. Jurnal Perikanan Tropis, 7(1), 73–84.
Ndun, A. H. Y., Sudiarsa, N., & Siahaan, I. C. M. (2020). Substrat dasar perairan fishing ground dan perbandingan hasil tangkapan pada setiap substrat dengan menggunakan alat tangkap bouke ami di perairan Selat Karimata. Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan, 15(1), 42–47.
Nugraha, A. H., Mariana, E. S. S., Kawaroe, M., & Jaya, I. (2019). Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir Bintan Timur, Indonesia. Depik: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan, 8(2), 87–96.
Ritzer, G. (2009). Sosiologi ilmu pengetahuan berparadigma ganda. PT RajaGrafindo Persada.
Rustam, A., Kepel, T. L., Kusumaningtyas, M. A., Ati, R. N. A., Daulat, A., Suryono, D. D., & Hutahaean, A. A. (2016). Ekosistem lamun sebagai bioindikator lingkungan di Pulau Lembeh, Bitung, Sulawesi Utara. Jurnal Biologi Indonesia, 11(2).
Suryanti, S., Supriharyono, S., & Anggoro, S. (2019). Pengelolaan wilayah pesisir terpadu.
Syafitri, R. (2022). Bekarang: Kearifan lokal masyarakat pesisir Pulau Bintan. Hermeneutika: Jurnal Hermeneutika, 8(1).
Umar, H. (2024). Pengantar pengelolaan wilayah laut dan pesisir. Book-Professor Line.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


