TRADISI GUGUR GUNUNG MASYARAKAT PEDESAAN
DOI:
https://doi.org/10.62383/risoma.v2i1.12Keywords:
Tradisi Gugur Gunung, Evolusi Sosial, Solidaritas Masyarakat.Abstract
Artikel ini menjelaskan tentang lunturnya tradisi gugur gunung dan dampak yang ditimbulkannya, di desa Mundusewu, kecamatan Bareng, Jombang. Tradisi gugur gunung (atau dengan sebutan lain) yang mengandung nilai-nilai luhur, seperti kerekatan, guyub, dan oorientasi pada kepentingan bersama, perlahan-lahan semakin luntur bahkan mulai hilang keberadaannya. Kajian ini menggunakan metode kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Perspektif teori menggunakan kerangka pemikiran evolusi untuk menjelaskan realitas yang di kaji. Kajian ini menghasilkan beberapa kesimpulan : (1) Proses luntur dan hilangnya tardisi gugur gung terjadi ketika terjadi perubahan kepemilikan lahan pertanian, yang secara tidak langsung pemerintahan desa terlibat dalam proses tersebut, (2) Alokasi anggaran dari pemerintah untuk pembangunan desa, yang menyebabkan warga desa kehilangan kemandirian, dan tergantung kepada pemerintah, (3) Luntur dan hilangnya tradisi ini berdampak pada berbagai bidang; ekonomi, sosial, dan kebudayaan.
Downloads
References
Koentjaraningrat. Ciri-Ciri Kehidupan Masyarakat Pedesaan di Indonesia. dalam Sajogyo dan Sajogyo, Pudjiwati. Sosiologi Pedesaan. Jilid 1. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press, 1983.
Miles B. Mathew dan Huberman. Analisa Data Kualitatif. UI Press, Jakarta, 1992.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : Rosdakarya, 2007,
Sajogyo dan Sajogyo, Pudjiwati. Sosiologi Pedesaan. Jilid 1 dan 2. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press, 1992.
Sztompka, Piotr. Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada Media Group, 2011.
Wulansari, Dewi. Sosiologi, Konsep dan Teori. Bandung: PT. Refika Aditama, 2009
Gurniwan Kamil. Gotong Royong Dalam Kehidupan Masyarakat, dalam sosiologi.upi.edu/artikelpdf/gotongroyong.pdf. (diakses 8 Desember 2013)
http://jambuwervile.blogspot.com/2012/11/gugur-gunung-geraan-tradisi-membangun.html. (diakses 18 Desember 2013)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


