Ki Hajar Dewantara : Pemikiran dalam Filsafat Kewarganegaraan dan Pendidikan Kewarganegaraan
DOI:
https://doi.org/10.62383/risoma.v4i2.683Keywords:
Citizenship Education, Civic Engagement, Ki Hajar Dewantara, National Identity, Philosophy of CitizenshipAbstract
Ki Hajar Dewantara is a figure in the world of education who is influential in Indonesia and made the date of his birth, namely May 2, a national education day and the father of education is Ki Hajar Dewantara. In his writings he indicated that with various kinds and ways of expressing ideas in accordance with the time and era and the objects he faced, all of Ki Hajar Dewantara's writings contained enthusiasm and breathed struggle. Thoughts about education have also been used until now, including in this case the existence of an independent campus or independent learning initiated by Nadiem Makarim. The purpose of this study was to find out Ki Hajar Dewantara's thoughts on citizenship education. This study uses a literature review study with the existence of data collection techniques using various books and sources in studying it. While the data analysis uses the critical appraisal method. So from this, researchers produce research on civics education based on structure, curriculum content, teachers and learning models in countries that have met education standards in the world, especially in civics education. The results of the study confirm that in Ki Hajar Dewantara's book there is an important point, namely when it is related to the flow in educational philosophy, namely liberalism that regarding tolerance, in Ki Hajar Dewantara's book can be found in education and teaching that is closely related to a particular stream of life, for example religion, belief Spirituality and others in public schools may only be given as "general knowledge" and in the basic principles which presumably can promote the development of character in general, so as a general ethnic, namely manners and decency.
Downloads
References
Abdulatif, S., & Dewi, D. A. (2021). Peranan pendidikan kewarganegaraan dalam membina sikap toleransi antar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda), 4(2), 103-109. https://doi.org/10.55215/jppguseda.v4i2.3610
Elviana, P. S. (2017). Pembentukan sikap mandiri dan tanggung jawab melalui penerapan metode sosiodrama dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(2), 134. https://doi.org/10.25273/citizenship.v5i2.1643
Febrianti, N., & Dewi, D. A. (2021). Pengembangan nilai moral peserta didik dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Kewarganegaraan, 5(2), 476-482. https://doi.org/10.31316/jk.v5i2.1772
Hendrawan, A., & Juwariyah, M. (2023). Pendidikan dan kebudayaan menurut Ki Hajar Dewantara: Perspektif sejarah dan implementasinya dalam pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia, 18(3), 210-225. https://doi.org/10.1016/j.jpi.2023.04.007
Hutabarat, D. S. (2023). Critical appraisal dalam penelitian kepustakaan: Teknik dan aplikasinya. Yogyakarta: Pustaka Penelitian.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Laporan tahunan 2020: Peningkatan mutu pendidikan nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kurniati, P., Putra, H. M., Komara, L. S., Wibianika, H., & Setiansyah, R. (2021). Budaya kewarganegaraan, praktek kewarganegaraan dan pendidikan untuk kewarganegaraan demokratis. Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi, 8(2), 107-115.
Majelis Luhur Taman Siswa. (2013). Buku Ki Hajar Dewantara (Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan dan Sikap Merdeka) Jilid 1 (Pendidikan). Yogyakarta: Penerbit Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa.
Prasetyo, A. (2023). Pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter bangsa di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional.
Sari, M., & Wibowo, A. (2022). The role of citizenship education in building national identity among students in Indonesia. Journal of Educational Policy and Development, 17(3), 50-67. https://doi.org/10.1016/j.jepd.2022.05.003
Sihombing, A. M., & Santosa, D. (2022). Aplikasi metode critical appraisal dalam penelitian literatur untuk pengembangan teori dalam studi sosial. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 17(2), 210-225. https://doi.org/10.1016/j.jish.2022.05.007
Suharto, P. (2023). Pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan dan pengaruhnya terhadap sistem pendidikan Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Cendekia.
Suryani, N., & Ismail, H. (2022). The importance of citizenship education in fostering national unity in Indonesia. Journal of Social Studies and Citizenship, 14(2), 134-145. https://doi.org/10.1016/j.jssoc.2022.01.008
Sutrisno, R. (2022). Pemikiran pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam konteks nasionalisme dan modernisasi Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Yuliana, N. F., & Prasetyo, B. (2022). Pendidikan dalam perspektif Ki Hajar Dewantara: Implementasi nilai-nilai kemandirian dalam pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 15(2), 135-148. https://doi.org/10.1016/j.jpandk.2022.06.003
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


