Analisis Kompetensi Guru dalam Pengelolaan Kelas pada Pembelajaran Tematik Tema Hidup Bersih dan Sehat di Kelas III SDI Manumuti

Authors

  • Selviana Elisabeth Hoar STKIP Sinar Pancasila
  • Yuventius Tamelab STKIP Sinar Pancasila
  • Yanuarius Bria Seran STKIP Sinar Pancasila
  • Damian Puling STKIP Sinar Pancasila

DOI:

https://doi.org/10.62383/risoma.v3i6.1294

Keywords:

4C Skills, Character Education, Classroom Management, Teacher Role, Thematic Learning

Abstract

Learning is a process of interaction between students, educators, and learning resources in a learning environment. The effectiveness of learning is greatly influenced by the teacher's ability to manage the class. At SDI Manumuti, a third-grade teacher demonstrated good classroom management in thematic learning, especially on the theme of caring for living things. Classroom management is an important factor in creating a conducive learning atmosphere so that the learning process can take place optimally. This study aims to explore more deeply the role of teachers in managing the class in thematic learning. The study used a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques included observation, documentation, and interviews, while data analysis was carried out inductively through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that teachers play an important role in creating and maintaining conducive classroom conditions. These efforts are carried out through two main strategies. First, teachers prioritize three aspects in learning, namely: (1) strengthening character education through discussion activities that encourage students to appear in front of the class, thereby fostering self-confidence, discipline, and activeness; (2) strengthening literacy through reading materials or stories related to the theme at the beginning of the meeting; and (3) the application of 4C skills (Creative, Critical thinking, Communicative, and Collaborative) through varied learning activities, including learning outside the classroom to avoid boredom. Second, teachers often use discussion methods to train students to express opinions, speak in front of the class, and work together. This method is considered effective in building students' self-confidence and social skills.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Majid. (2011). Perencanaan pembelajaran: Mengembangkan kompetensi guru. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Amri, S., & kawan-kawan. (2011). Implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.

Anitah, W. (2012). Strategi pembelajaran di SD. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Astuti, I. W. (2008). Kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam Madrasah Aliyah Al-Hikmat Gunung Kidul (Skripsi tidak dipublikasikan). Fakultas Tarbiyah, UIN Sunan Kalijaga.

Dewi, R. S. (2013). Analisis kompetensi pedagogik guru dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 pada pembelajaran tematik tema “Sehat itu Penting” kelas V di SD Hj. (Skripsi tidak dipublikasikan).

El-Khuluqo, I. (2017). Belajar dan pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kunandar. (2008). Langkah mudah penelitian tindakan kelas sebagai pengembangan profesi guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Kurniasih, & Sani, B. (2017). Kupas tuntas kompetensi pedagogik. Kata Pena.

Latifah, H. (2017). Profesi keguruan. Yogyakarta: PT Pustaka Baru Press.

Masnur. (2012). Melaksanakan PTK itu mudah. Jakarta: Bumi Aksara.

Nisrokhah. (2015). Kompetensi profesional guru dalam pembelajaran PAI di MTsN Wonokromo Bantul (Skripsi tidak dipublikasikan). Jurusan Pendidikan Agama Islam, UIN Sunan Kalijaga.

Prastowo, A. (2014). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Rusman. (2011). Metode-metode pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Trianto. (2011). Model pembelajaran terpadu: Konsep, strategi, dan implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. (2006). Bandung: Citra Umara.

Weber, M. (1977). Interpretive sociology: The understanding of actions and motives, and a Weberian view of man. Sociological Inquiry.

Yamin, M. (2012). Paradigma baru pembelajaran. Jakarta: Gaung Persada Press dan Center for Learning Innovation.

Downloads

Published

2025-11-15

How to Cite

Selviana Elisabeth Hoar, Yuventius Tamelab, Yanuarius Bria Seran, & Damian Puling. (2025). Analisis Kompetensi Guru dalam Pengelolaan Kelas pada Pembelajaran Tematik Tema Hidup Bersih dan Sehat di Kelas III SDI Manumuti. RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 3(6), 332–339. https://doi.org/10.62383/risoma.v3i6.1294

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.