Perilaku Sosial Anak dari Keluarga Broken home di Kampung Aur, Kelurahan Aur, Kota Medan
(Studi Kasus 5 Anak Keluarga Broken home)
DOI:
https://doi.org/10.62383/risoma.v3i6.1258Keywords:
Broken Home, Case Study, Children, Kampung Aur, Social BehaviorAbstract
The family is the first environment that shapes a child's personality and social behavior. However, in broken homes, emotional conditions and parenting patterns are often disrupted due to separation or the absence of one parent. This has an impact on the process of shaping children's social behavior in their daily lives. This study aims to analyze the social behavior of children from broken homes in Kampung Aur, Kelurahan Aur, Medan City. A qualitative approach with a case study design was used. The main informants consisted of five children from broken homes who were selected using the snowball technique. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using descriptive qualitative methods. The results of the study showed that the children's social behavior had not developed optimally in most indicators, namely cooperation, sharing, competition, empathy, sympathy, imitation, social support, and social acceptance. The main obstacles arise from inconsistent parenting patterns, lack of emotional support, and an unsupportive social environment. Therefore, the active involvement of parents, guardians, and the community is essential to shape and nurture children's social behavior in a sustainable manner.
Downloads
References
Angraini Fauzi, S., & Kamal, M. (2022). Perilaku sosial remaja awal korban broken home di Jorong Patangahan Kec. Tilatang Kamang Kab. Agam. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK). https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i5.6710
Anisah, N., Nursanti, S., & Ramdhani, M. (2021). Perilaku positif dan prestasi di broken home [Positive behavior and achievements in broken home]. Jurnal Komunikasi, 7(1), 35. https://doi.org/10.30997/jk.v7i1.4232
Anninkmah, L. L. (2018). Pola asuh orang tua dalam membimbing perilaku sosial anak kelas B di TK Islam As-Salam Tlogo Tuntang Semarang tahun ajaran 2017/2018 [Skripsi, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga]. http://perpus.iainsalatiga.ac.id
Ariyanto, K. (2023). Dampak keluarga broken home terhadap anak. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3(1), 15. https://doi.org/10.37329/metta.v3i1.2380
Awaru, A. O. (2021). Sosiologi keluarga. Cv. Media Sains Indonesia.
Aziz, M. (2015). Perilaku sosial anak remaja korban broken home dalam berbagai perspektif (Suatu penelitian di SMPN 18 Kota Banda Aceh). Jurnal Al Ijtimaiyyah, 1(1), 31.
Barida, M. (2016). Pengembangan perilaku anak melalui imitasi. Jurnal CARE (Edisi Khusus Temu Ilmiah), 3(3).
Derung, T. N. (2017). Perilaku sosial komunitas Alma Puteri dalam kehidupan bermasyarakat di Desa Purworejo Donomulyo. Jurnal Kateketik dan Pastoral, 2(2), 110–133.
Haryanti, Y. D. (2020). Internalisasi nilai kerjasama dalam model project based learning. Jurnal Pendidikan Dasar (JPD), 1(1), 1–7. https://doi.org/10.37729/jpd.v1i1.899
Hayati, L. (2018). Konsep diri anak-anak pengguna aktif media sosial. Society, 6(2), 58–66.
Hurlock, E. B. (1980). Developmental psychology: A life-span approach (5th ed.). McGraw-Hill.
Indanah, & Yulisetyaningrum. (2019). Perkembangan sosial emosional anak usia pra sekolah. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 10(1), 221–228.
Juwita, T., & Yunitasari, S. E. (2024). Pengaruh keteladanan orang tua dalam pembentukan perilaku anak usia dini. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(6), 877–888. https://doi.org/10.5281/zenodo.10654458
Khadijah, N. Z. (2021). Perkembangan sosial anak usia dini: Teori dan strateginya. Merdeka Kreasi.
Khairunnisa, F., & Fidesrinur. (2021). Peran orang tua dalam mengembangkan perilaku berbagi dan menolong pada anak usia dini. Jurnal AUDHI, 4(1). https://jurnal.uai.ac.id/index.php/AUDHI
Khoiruddin, M. A. (2018). Perkembangan anak ditinjau dari kemampuan sosial emosional. Perkembangan Anak, 29(2).
Krisdiyansah, Y., Mulyana, A., & Sugiyono. (2022). Degradasi fungsi-fungsi pendidikan.
Kurnia Wati, E., Sri Maruti, E., & Budiarti, M. (2020). Aspek kerjasama dalam keterampilan sosial siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(2).
Kurniawan, K., Nur’aeni, Y., Nugraha, P., Maysarah, V., Revindha, L. D., & Zahra, S. (2023). Dampak perceraian orang tua terhadap perkembangan psikososial anak: A scoping review. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 11(2). https://doi.org/10.20527/dk.v11i2.485
La Adi. (2022). Pendidikan keluarga dalam perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Ar-Rasyid, 7(1), 1–9. https://www.journal.staisyarifmuhammad.ac.id/index.php/jp/article/view/11
Lestari, W. D., Anggriana, T. M., & Pratama, B. D. (2020). Pengaruh empati dan bystander effect terhadap perilaku prososial siswa SMP. Prosiding SNBK (Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling), 4(1).
Massa, N., Rahman, M., & Napu, Y. (2020). Dampak keluarga tak utuh terhadap perilaku sosial anak. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jambura (JJCE), 1(1), 1–12. https://doi.org/10.37411/jjce.v1i1.92
Mayowa, I. O. (2021). Impact of broken homes on education of children: A sociological perspective. Journal of Sociology and Social Work, 10. https://doi.org/10.6000/1929-4409.2021.10.154
Narwoko, J. D., & Suyanto, B. (2004). Sosiologi: Teks pengantar dan terapan. Drenada Media Grup.
Nilasuwarna, N., & Jalil, N. (2020). Perilaku sosial anak yang senang menonton film kartun Upin dan Ipin. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(2).
Rahayu, S. (2023). Dampak perceraian terhadap perkembangan sosial emosional remaja di SMP Negeri 22 Kota Jambi. Repositori Universitas Jambi. https://repository.unja.ac.id
Remijawa, R. H. (2021). Simpati dan solidaritas untuk memelihara masyarakat yang beragam. Jurnal Dekonstruksi, 3(1).
Rizki, N. J. (2024). Penerapan teori perkembangan sosial dan kepribadian Erikson dalam pendidikan: Pendekatan psikososial untuk optimalisasi pembelajaran. Epistemic: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 3(3), 462–481. https://doi.org/10.70287/epistemic.v3i3.69
Sabartiningsih, M., Muzakki, J. A., & Durtam. (2018). Implementasi pemberian reward dan punishment dalam membentuk karakter disiplin anak usia dini. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 1–12. https://ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/awlady/article/view/268
Saniyyah, L., Setiawan, D., & Ismaya, E. A. (2021). Dampak penggunaan gadget terhadap perilaku sosial anak di Desa Jekulo Kudus. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4). https://edukatif.org/index.php/edukatif/index
Sestiani, R. A., & Muhid, A. (2021). Pentingnya dukungan sosial terhadap kepercayaan diri penyintas bullying: Literature review. Jurnal Tematik, 3(2), 245–251. https://journals.usm.ac.id/index.php/tematik
Siswanto, D. (2020). Anak di persimpangan perceraian: Menilik pola asuh anak korban perceraian. Airlangga University Press.
Siti Khotijah, & Maghfirah, F. (2025). Peran extended family dalam perkembangan bahasa anak usia 7 tahun. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 87–102.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif (untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretatif, interaktif, dan konstruktif). Alfabeta.
Ulfiah, U. (2016). Psikologi keluarga: Pemahaman hakikat keluarga dan penanganan problematika rumah tangga. Ghalia Indonesia.
Wanto, P. (2021). Studi fenomenologi perilaku sosial siswa terhadap program pendidikan gratis. Media Nusa Creative.
Wardani, A. K., Suhariadi, F., & Sugiarti, R. (2022). Dampak perceraian terhadap perilaku sosial anak. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 2684.
Widiastuti, R. Y. (2015). Dampak perceraian pada perkembangan sosial dan emosional anak usia 5–6 tahun. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo, 2(2), 76–149.
Yulianti, Y., Astuti, M. T., & Triayunda, L. (2023). Komunikasi keluarga sebagai sarana keharmonisan keluarga. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(2), 4609–4617. https://j-innovative.org/index.php/Innovative
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


