Meninjau Alasan Penyebab Cerai di Kabupaten Magelang

Authors

  • Logo Igo Karmed Universitas Tidar

DOI:

https://doi.org/10.62383/risoma.v2i4.111

Keywords:

Divorce, Religious Court, Marriage

Abstract

Divorce is something that is undesirable for every husband and wife. However, as time goes by, every family will experience great disagreements or conditions that make the decision to divorce a last resort. Divorce can only be done in front of a court hearing. The Religious Court is the judicial institution that has the authority to decide on these cases. As with marriage, divorce must also be based on strong reasons underlying the lawsuit. Through this research, the author and researcher hopes that the research results can be used as a reference or learning material regarding the reasons why someone sues their partner for divorce. This research was prepared using normative juridical methods which were presented descriptively and supported by literature study. This research was also prepared to explore the causes of divorce that occurred in Magelang Regency in 2023, whether divorce divorce or divorce lawsuits filed by husband and wife to the Mungkid Class IA Religious Court as an authorized court and in accordance with its absolute and relative competence.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Syakhsiyah, Al-Ahwal, & Al-Qolam Maqashid. (2017). Aktualisasi hukum perceraian perspektif pengadilan agama di Indonesia (Vol. 1, No. 2, hal. 34–63). http://ejournal.alqolam.ac.id/index.php/maqashid

Armia, M. S. (2022). Penentuan metode dan pendekatan penelitian hukum (C. Fahmi, Ed.). Banda Aceh: Lembaga Kajian Konstitusi Indonesia.

Dahwadin, D., Syaripudin, E. I., Sofiawati, E., & Somantri, M. D. (2020). Hakikat perceraian berdasarkan ketentuan hukum Islam di Indonesia. YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum Dan Hukum Islam, 11(1). https://doi.org/10.21043/yudisia.v11i1.3622

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah. (2018). Kompilasi Hukum Islam di Indonesia (Kementerian Agama RI, Ed.). Jakarta Pusat.

Efendi, A., & Susanti, D. O. (2021). Ilmu Hukum. Jakarta: PRENADAMEDIA GROUP.

Ilmiah, J., Agung, I. G. A., & Krisnawati, A. (n.d.). Kertha Patrika PERCERAIAN DALAM HUKUM ACARA PENGADILAN AGAMA.

Imron, A. (2016). Memahami konsep perceraian dalam hukum keluarga.

Krisnawati, I. G. A. A. (2016). KEKHUSUSAN PENGATURAN ENGATURAN PEMERIKSAAN DAN PEMBUKTIAN PERCERAIAN DALAM HUKUM ACARA PENGADILAN AGAMA. Kertha Patrika, 38(3). https://doi.org/10.24843/kp.2016.v38.i03.p201

Kusmardani, A., Syafe’i, A., Saifulah, U., & Syarif, N. (2022). Faktor-faktor penyebab perceraian dalam perspektif hukum keluarga antar madzhab Islam dan realita sosial. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 3(3), 176. https://doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v3i3.168

Linda Azizah. (2012). Analisis perceraian dalam Kompilasi Hukum Islam. Al-’Adalah, 10(2).

Meidyawati, M., & Qodir, A. (2023). PEREMPUAN, EKONOMI, DAN ALASAN PERCERAIAN. Jurnal Hadratul Madaniyah, 10(1). https://doi.org/10.33084/jhm.v10i1.5405

Mukrimaa, S. S., Nurdyansyah, & Fahyuni, E. F. (2016). Penentuan metode dan pendekatan penelitian hukum. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6.

Pemerintah Pusat RI. (1974). Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Peraturan. Indonesia: BPK.

Pemerintah Pusat RI. (1975). Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksana UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.

Pemerintah Pusat RI. (1989). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama. Indonesia.

Presiden RI. (1991). Instruksi Presiden No 1 Tahun 1991 Tentang Kompilasi Hukum Islam. Indonesia.

Ranitabika, M. C. (2013). KAJIAN YURIDIS ALASAN PERCERAIAN AKIBAT MURTAD MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM BERDASARKAN PUTUSAN PENGADILAN AGAMA PEKANBARU Nomor : 354/Pdt.G/2013/PA.PBR. Universitas Brawijaya, 53(9).

Rofiq, M. K., Nabila, R., & Hafshoh, F. A. (2022). Hak beragama anak akibat perceraian karena murtad dalam hukum keluarga Indonesia. Al-Mawarid Jurnal Syariah Dan Hukum (JSYH), 3(2). https://doi.org/10.20885/mawarid.vol3.iss2.art2

Sholeh, M. (n.d.). Peningkatan angka perceraian di Indonesia: Faktor penyebab khulu’ dan akibatnya.

Sudirman, L. (2021). Hukum Acara Peradilan Agama (F. Karim, Ed.). Kota Parepare: IAIN Parepare Nusantara Press.

Syafriani Manna, N., Doriza, S., & Oktaviani, M. (2021). Cerai gugat: Telaah penyebab perceraian pada keluarga di Indonesia, 6(1). https://doi.org/10.36722/sh.v%vi%i.443

Published

2024-05-22

How to Cite

Logo Igo Karmed. (2024). Meninjau Alasan Penyebab Cerai di Kabupaten Magelang. RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(4), 10–22. https://doi.org/10.62383/risoma.v2i4.111

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.