Mengintegrasikan Seni dan Budaya Lokal dalam Pembelajaran SD untuk Meningkatkan Identitas Nasional
DOI:
https://doi.org/10.62383/risoma.v3i5.1110Keywords:
elementary education, local culture, national identity, qualitative method, traditional artsAbstract
This research uses a qualitative method aimed at examining how the integration of local arts and culture into elementary school learning can enhance students’ national identity. In the rapid era of globalization, preserving local culture becomes essential as a foundation in shaping the nation’s character. Through a case study approach in several elementary schools in Indonesia, it was found that incorporating elements of traditional arts such as dance, regional music, folklore, and local crafts into subjects like Indonesian Language, Arts and Culture, and Civics Education had a positive impact on students’ understanding and appreciation of their cultural heritage. Teachers act as creative facilitators by connecting lesson materials with local wisdom, making the learning process more meaningful and contextual. The results show that students become more proud of their own culture, develop a stronger sense of historical awareness, and foster a deeper love for their country. Therefore, integrating local arts and culture not only enriches the learning process but also serves as an effective strategy in building national identity from an early age.
Downloads
References
Arifin, M., & Lestari, D. (2019). Penguatan karakter siswa melalui pembelajaran berbasis budaya lokal. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2), 101–112.
Fadilah, S., & Laili, R. (2020). Integrasi seni tradisional dalam pembelajaran tematik sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 6(1), 45–55.
Fitriyah, N., & Mulyadi, T. (2021). Identitas nasional dalam pendidikan dasar: Studi peran budaya lokal. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(4), 299–310.
Marzuki, A., & Sulastri, R. (2023). Pendidikan lintas budaya dalam penguatan karakter bangsa. Jurnal Multikultural dan Pendidikan Karakter, 11(1), 70–81.
Nugroho, A., & Sari, R. (2023). Kesenian daerah sebagai media pembentukan nasionalisme siswa. Jurnal Seni dan Pendidikan, 8(3), 155–166.
Putra, R., & Anjani, N. (2019). Nilai-nilai nasionalisme dalam pendidikan dasar melalui muatan lokal. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 38(1), 74–85.
Rahmawati, D., & Nurhasanah, E. (2021). Peran guru dalam pengembangan kurikulum berbasis budaya lokal. Jurnal Guru Inovatif, 5(2), 122–134.
Ramadhani, A., & Subekti, B. (2021). Teori identitas nasional dan implementasinya dalam pendidikan dasar. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 7(1), 22–35.
Setyawan, D., & Damayanti, L. (2024). Studi kasus pengintegrasian budaya lokal di SDN 03 Medan. Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 10(1), 1–10.
Susanto, H., & Anggraeni, R. (2022). Kebijakan kurikulum dan tantangan pelestarian budaya lokal. Jurnal Pendidikan dan Pembangunan Nasional, 9(4), 201–213.
Syafruddin, M., & Hasanah, N. (2021). Pendidikan multikultural dalam konteks Indonesia. Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia, 5(3), 98–109.
Wibowo, S., & Hartati, L. (2020). Globalisasi dan ancaman terhadap eksistensi budaya lokal. Jurnal Sosial Humaniora, 8(2), 33–44.
Yuliana, R., & Handayani, T. (2022). Pembelajaran kontekstual berbasis budaya daerah. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 10(2), 67–76.
Zubaidah, S. (2021). Pembentukan karakter melalui seni tradisional dalam pendidikan dasar. Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 13(1), 50–61.
Zulfa, H., & Mardiana, I. (2020). Strategi guru dalam pelestarian budaya lokal melalui kegiatan belajar mengajar. Jurnal Pendidikan dan Inovasi, 6(3), 125–135.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


