Peran Pendidikan Lingkungan Keluarga dalam Landasan Pendidikan pada Masyarakat Batak
DOI:
https://doi.org/10.62383/sosial.v3i2.740Keywords:
Family Environmental Education, Educational Foundation, Batak SocietyAbstract
In addition to helping Batak children succeed in formal education, family education plays an important role in shaping the character, cultural values, and identity of the Batak people. The philosophy of Anakkon Hi Do Hamoraon Di Au, which means Children are the wealth of life, is a life principle that has been embedded in the lives of the Batak people. Which reflects how important the role of children is in the Batak family and how education is the main investment for their future. The purpose of this study was to determine how family education functions as a foundation for education in Batak culture. A qualitative descriptive approach is the research methodology used. Based on the research findings, family-based education is a key component of the Batak community education framework.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik (BPS). Persentase Penduduk Miskin (PO) Menurut Provinsi dan Daerah (Persen), 2024. Diakses pada tanggal 21 April 2025, dari https://www.bps.go.id.
Badan Pusat Statistik (BPS). Persentase Usia Muda (15-24 Tahun) Yang Sedang Tidak Sekolah, Bekerja Atau Mengikuti Pelatihan (Persen), 2024. Diakses pada tanggal 21 April 2025, dari https://www.bps.go.id.
Fauzi, A. A., dkk. (2023). Landasan Pendidikan. Serang Banten: Sada Kurnia Pustaka.
Haloho, O. (2022). Konsep Berpikir Suku Batak Toba: Anakkon Hi Do Hamoraon di Au. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 8(3), 747-752.
Karim, A., Aunurrahman, A., Halida, H., & Ratnawati, R. E. (2023). Implementasi Landasan Pendidikan Dalam Mengoptimalkan Peran Guru Dan Manajemen Sekolah Dalam Mencegah Perilaku Bullying. Academy Of Education Journal, 14(2), 1515-1534.
KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Kamus versi online/daring. Diakses pada tanggal 22 April 2025, dari https://kbbi.web.id.
Kompas. BPS: Batak Jadi Suku dengan Persentase Sarjana Terbanyak pada 2024. Diakses pada tanggal 21 April 2025, dari https://www.kompas.com.
Kurniawan, S. (2014). Pendidikan Karakter: Konsep & Implementasinya secara Terpadu di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
PP No. 87. (2014). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga. Salinan, 1–65.
Putriani, J. D., & Hudaidah, H. (2021). Penerapan pendidikan Indonesia di era revolusi industri 4.0. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(3), 830-838.
Rahmat, P. S. (2021). Landasan Pendidikan. Surabaya: Scopindo Media Pustaka.
Sugiyono (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : ALFABETA
Tobing, D. F. A. E. L., & Wibowo, D. H. (2022). Anakkon Hi Do Hamoraon Di Au: Fresh Graduate Career Planning for the Batak Toba Tribe. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), 5(4), 29791-29801.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


