Peran Media Pembelajaran Berbasis Teknologi 5.0 dalam Meningkatkan Literasi Digital pada Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.62383/sosial.v3i2.724Keywords:
Digital Literacy, Learning, Technology 5.0Abstract
This study aims to determine the role of technology-based learning media 5.0 in improving digital literacy in social studies learning in elementary schools. The presence of the use of learning media in the digital era 5.0 is a place for skills in the use of technology and information with digital-based media in various areas of life, including in the process of learning activities in schools. The development of digital literacy mastery in learning is expected to be a supporter in developing students' abilities and preparing students who are able to face the demands of the times. The research method used is a qualitative research and development method. This research method was chosen to produce certain products and test the effectiveness of these products. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that in the Era Society 5.0 the role of teachers has shifted with the presence of technology. An interesting learning strategy is needed so that teachers have the role they should. There are five learning strategies that can be applied in Era 5.0, namely helping students learn, providing opportunities for students to develop and excel, strengthening character education, being technologically literate, and becoming effective teachers.
Downloads
References
Ahsani, E. L. (2021). Penguatan literasi digital dalam pembelajaran di Sekolah Dasar Indonesia Den Haag. Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an, 8(2).
Anitah, S. (2012). Media pembelajaran. Surakarta: Yuma Pustaka.
Anshory, A. (2018). Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sebagai media pembelajaran. Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya, 2(1).
Arafik, M. (2023). Pembelajaran bahasa Jawa di sekolah dasar berbasis karakter. Malang: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.
Arikunto, S. (2010). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Audie, N. (2019). Peran media pembelajaran meningkatkan hasil belajar peserta didik. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 2(1).
Basori, M. (2016). Pengembangan multimedia interaktif untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sekolah dasar kelas V. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 1(2).
Bryant, E. A. (2024). Penggunaan pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) pada pembelajaran matematika siswa kelas III di SDN Karangwono 01 Pati. Journal on Education, 5(2).
Desyandri, A. D. (2020). Peningkatan proses pembelajaran PKN dengan menggunakan model cooperative learning tipe numbered heads together (NHT) di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 4(4).
Dini, M. D. (2015). Penggunaan permainan Monopoli sebagai media chemo-edutainment untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada pokok bahasan koloid di kelas XI IPA MAN 2 Model Pekanbaru. Jakarta: Media Group.
Emiri, O. T. (2017). Digital literacy skill among librarians in university libraries in the 21st century in Edo and Delta States, Nigeria. International Journal of Library and Information Services (IJLIS), 6(1).
Esa, B. (2008). Teori belajar dan pembelajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media Group.
Firmadni, F. (2020). Media pembelajaran berbasis teknologi sebagai inovasi pembelajaran era revolusi industri 4.0. Konferensi Pendidikan Nasional, 2(1).
Gasong, D. (2018). Belajar dan pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish.
Hannon, R., & Hannon, R. (2012). A cognitive load approach to learner-centered design of digital instructional media and supporting accessibility tools. Journal of Educational Technology Systems, 56(1).
Hariyanto, I. (2015). Asesmen pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Heryani. (2021). Peran media pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan literasi digital pada pembelajaran IPS di SD kelas tinggi. Jurnal Pendidikan, 2(1).
Hilman Latief, D. R. (2016). Pengaruh pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar (studi eksperimen pada mata pelajaran geografi kelas VII di SMPN 4 Padalarang). Jurnal Pendidikan Geografi, 4(4).
Husna, A. (2009). 100+ permainan tradisional Indonesia: Untuk kreativitas, dan keakraban. Jakarta: Andi Publisher.
Indah Cristiana, D. T. (2021). Pengembangan modul pembelajaran IPA berbasis kontekstual materi suhu dan kalor di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Geografi, 1(2).
Kustandi, C. (2023). Media pembelajaran, manual dan digital. Bogor: Ghalia Indonesia.
Muhammad. (2017). Penerapan strategi belajar reciprocal teaching terhadap kemampuan membaca pada siswa SD. Indonesian Journal of Primary Education, 1(2).
Muslich, M. (2008). Pembelajaran berbasis kompetensi dan kontekstual. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Purwanto. (2019). Evaluasi hasil belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Putri, N. W. (2017). Pengaruh media pembelajaran terhadap motivasi belajar Bahasa Arab siswa Madrasah Tsanawiyah. LISANIA: Journal of Arabic Education and Literature, 1(1).
Rasana, I. D. (2009). Laporan sabbatical leave model-model pembelajaran. Singaraja: UNDIKSHA.
Setyaningsih, E. A. (2020). Pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada materi Kerajaan Hindu Budha di Indonesia. Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 20(2).
Suciati. (2015). Penerapan media Monosa (Monopoli Bahasa) berbasis kemandirian dalam pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Media Press.
Sudjana, N. (2010). Dasar-dasar proses belajar. Bandung: Sinar Baru.
Sururuddin, M. (2024). Strategi pendidik dengan media pembelajaran berbasis multimedia untuk menghadapi era Society 5.0. Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 3(2).
Susanto, A. (2013). Teori belajar dan pembelajaran (Edisi ke-4). Jakarta: Prenada Media.
Tani, H. D. (2022). Penerapan metode kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar dan disiplin belajar siswa pada mata pelajaran PKN kelas V SDN. Jurnal PAJAR, 2(3).
Wardana, R. A. (2023). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Wardana, R. W. (2023). Peningkatan hasil belajar siswa dengan model think pair share (TPS) berbantuan Mystery Pics. Wasis, 4(1).
Windiyani, T. E. (2018). Penggunaan media pembelajaran gambar fotografi pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (JPSD), 4(1)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


