Sinergi Penanganan Pengaduan Pelayanan Air Bersih di Kabupaten Bangli dari Sudut Pandang Electronic Government
DOI:
https://doi.org/10.62383/risoma.v3i2.663Keywords:
E-government, 24 Hour Fast Service Bangli Era Baru, Handling Public Complaints, Clean Water ServicesAbstract
Bangli Regency created an e-government based public complaints program called Bangli Era Baru 24 Hour Fast Service. Implementation of this program builds synergy among all public service delivery organizations, one of which is Perumda Air Minum Tirta Danu Arta. However, in implementing this synergy there are still various problems. This research aims to determine the extent of the synergy in handling complaints about clean water services in Bangli Regency from an electronic government perspective and analyze the influencing factors. This research applies descriptive qualitative research methods with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results show that the synergy between Diskominfosan and Perumda Air Minum Tirta Danu Arta in handling clean water service complaints has gone well. The support and value elements have been fulfilled because there is clear regulatory support, stakeholder commitment, and benefits felt by the community and stakeholders. However, there are elements of capacity that have not been met because there are challenges such as limited human resources and a minimal budget for managing complaint channels. The recommendations include increasing human resource capacity, better budget allocation, and optimizing outreach to increase community participation.
Kabupaten Bangli menciptakan sebuah program pengaduan masyarakat berbasis e-government yang bernama Layanan Cepat 24 Jam Bangli Era Baru. Implementasi program tersebut membangun sinergi seluruh organisasi penyelenggara layanan publik, salah satunya adalah Perumda Air Minum Tirta Danu Arta. Namun dalam pelaksanaan sinergi ini masih memiliki berbagai permasalahan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana sinergi penanganan pengaduan pelayanan air bersih di Kabupaten Bangli dari sudut pandang electronic government dan menganalisis faktor–faktor apa yang mempengaruhi. Penelitian ini menerapkan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa sinergi antara Diskominfosan dan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta dalam menangani pengaduan pelayanan air bersih telah berjalan baik. Elemen dukungan (support) dan manfaat (value) sudah terpenuhi karena terdapat dukungan regulasi yang jelas, komitmen pemangku kepentingan, dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan. Namun, terdapat elemen kemampuan (capacity) belum terpenuhi karena terdapat tantangan seperti terbatasnya sumber daya manusia dan minimnya anggaran untuk pengelolaan kanal pengaduan. Pemberian rekomendasi mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, alokasi anggaran yang lebih baik, dan optimalisasi sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.
Downloads
References
Anjani, A., & Malawat, S. H. (2023). E-government sebagai bentuk inovasi pemerintah daerah untuk peningkatan kualitas pelayanan publik. Transparansi: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 6(2), 165–170. https://doi.org/10.31334/transparansi.v6i2.3416
BaliTribune. (2021, Maret 2). Launching layanan cepat 24 jam Bangli era baru. Diakses pada 30 September 2024, dari https://balitribune.co.id/content/launching-layanan-cepat-24-jam-bangliera-baru
Haerana, & Burhanuddin. (2022). Manajemen pelayanan publik: Konseptual, teoretis dan faktual. Penerbit Widina Bhakti Persada Bandung.
Heriyanto, H. (2022). Urgensi penerapan e-government dalam pelayanan publik. Musamus Journal of Public Administration, 4(2), 66–75. https://doi.org/10.35724/mjpa.v4i2.4128
Lumbanraja, A. D. (2020). Urgensi transformasi pelayanan publik melalui e-government pada new normal dan reformasi regulasi birokrasi. Administrative Law and Governance Journal, 3(2), 220–231. https://doi.org/10.14710/alj.v3i2.220-231
Mariam, M., & Kudus, I. (2022). Analisis penerapan electronic government (e-gov) di Desa Sekarwangi Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung. Neo Politea, 3(2), 39–50. https://doi.org/10.53675/neopolitea.v3i2.1081
Prabawati, N. P. A., & Supriliyani, N. W. (2021). Kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gianyar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Administrasi Politik dan Sosial, 1(3), 141–146.
Premaiswari, N. M., Siregar, R., & Ghazali, R. (2024). The effectiveness of the SP4N-LAPOR! as a national public service complaint management application. JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik), 28(1), 36–51. https://doi.org/10.22146/jkap.94108
Rachman, R., & Ridwan, R. A. (2023). Penerapan e-government dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah Kabupaten Polewali Mandar. Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Pelayanan Publik, 10(4), 1281–1287. https://doi.org/10.37606/publik.v10i4.1009
Rohayatin, T., Warsito, T., Pribadi, U., Nurmandi, A., Kumorotmo, W., & Suranto, S. (2017). Faktor penyebab belum optimalnya kualitas penyelenggaraan pelayanan publik dalam birokrasi pemerintahan. Caraka Prabu: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(01), 22–36. https://doi.org/10.36859/jcp.v1i01.50
Rusta, A. (2023). Analysis of bureaucratic performance in improving the quality of services in the education and health sector in Pasaman District. JOELS: Journal of Election and Leadership, 4(2), 80–88. https://doi.org/10.31849/joels.v4i2.15550
Sabeni, H., & Setiamandani, E. D. (2020). Pengelolaan pengaduan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 9(1), 43–52. https://doi.org/10.33366/jisip.v9i1.2214
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta.
Wijaya, K. A. S. (2018). The public service ethics in Bali in the bureaucratic reform era. Journal of Public Administration and Local Governance, 2(2), 1–5. https://doi.org/10.31002/jpalg.v2i2.1075
Wijaya, K. A. S. (2024). Innovative governance in public services management through the Jakarta Kini application in DKI Jakarta Province. Jurnal Bina Praja, 16(1), 157–169. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.157-169
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.