Sejarah Desa Tebas Sungai Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas Tahun 1938-2024

Authors

  • Damai Damai IAI Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas
  • Tomi Tomi IAI Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas
  • Beti Yanuri Posha IAI Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

DOI:

https://doi.org/10.62383/risoma.v2i5.549

Keywords:

History, Development, Social, Religion

Abstract

Tebas Sungai Village is one of the villages in Tebas District, which has a very unique history and has experienced development from its formation until now, and is the oldest village, especially in Tebas District with a large population, and a high level of education. This research aims to explore what events were behind the formation of Tebas Sungai Village, know the development of Tebas Sungai Village from 1938-2024, and find out various aspects of the life of the people of Tebas Sungai Village, which include social, religious, economic, political, cultural and educational aspects. This type of research is qualitative research using critical analysis. The approaches used are historical, sociological, and anthropological approaches. Meanwhile, the data sources obtained are from primary and secondary sources. The data that has been collected is processed and analyzed through the stages of historical research methods, namely the heuristic, verification, interpretation, and historiography stages. The data collection techniques in this study include observation, interviews, and documentation. The results of the study show that (1) The formation of Tebas Sungai Village, Tebas District cannot be separated from the long history that began with the event of land clearing around the Tebas River by Sultan Muhammad Tsafiuddin I (1632-1668). (2) The development of Tebas Sungai Village from the colonial period, the beginning of independence, the old order of the new order to the reform, until the expansion of Sambas Regency.experienced significant changes and developments, especially in infrastructure, development, and community welfare.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

"Desa." (2024). KBBI Daring. Diakses Juni 9, 2024, dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/desa

"Dinamika." (2024). KBBI Daring. Diakses Juni 9, 2024, dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/dinamika

Abas Musofa, A. (2009). Perkembangan Bank Muamalat Indonesia Tahun 1992-2018. Fakultas Adab: UIN Sunan Gunung Jati.

Abdur, M., et al. (2011). Selayang pandang 55 tahun sejarah Kecamatan Tebas. Tebas: Tim Penulis.

Alma, B., et al. (2010). Pembelajaran studi sosial. Bandung: Alfabeta.

Amaliatulwalidain. (2017). Sistem pemerintahan desa dalam tinjauan sejarah politik di Indonesia. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 2(1), 27. https://doi.org/10.36982/JPG.V2I1.657

Anonim. (2024). https://library.fis.uny.ac.id. Diakses pada Rabu, 7 Agustus 2024, pukul 14.50 WIB.

Baharuddin, & Umiaso. (2012). Kepemimpinan pendidikan Islam antara teori dan praktek. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Bilson Simamora. (n.d.). Mengungkap validitas kontruk sense of community (SOC) pada konteks komunitas merek sepeda motor. Jurnal Manajemen Pemasaran, 2(2), 123.

Cilbert J. Garraghan, S.J. (1957). A guide to historical method. New York: Fordham University Press.

Conny R. Semiawan. (2010). Metode penelitian kualitatif. Jakarta: Grasindo.

Darmawan, E. W. (2023). Sejarah pendidikan sampai abad 21. Jawa Tengah: CV Eureka Media Group.

Gottschalk, L. (1985). Mengerti sejarah. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Irwan, & Indraddin. (2016). Strategi dan perubahan sosial. Yogyakarta: CV BUDI UTAMA.

Jaya, & Fatma. (n.d.). Sejarah terbentuknya Desa Bangkali Kecamatan Watopute Kabupaten Muna: 1976-2017.

Kasdi, A. (1995). Pengantar dalam studi sejarah. Surabaya: IKIP.

Koleksi KITLV. (1888). Kaart van den vierkanten paal gouvernements grondgebied te Pemangkat (Pengangkat). Batavia: Topographisch Bureau. Diakses Tanggal 12 Agustus 2024, dari http://hdl.handle.net/1887.1/item:814663

Kuntowijoyo. (2003). Metodologi sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Lasut, M. (2015). Sejarah Desa Sarani Matani Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa Tahun 1945-2014. Skripsi, Universitas Sam Ratulangi. Diakses dari http://eprints.ums.ac.id/37501/6/BAB II.pdf

Masyhuri. (1992). Dinamika masyarakat pedesaan: Pejaten Tahun 1950-1988. Sejarah, 2. Media Komunikasi Profesi Masyarakat Sejarawan Indonesia.

Muhammad Ramadhan. (2021). Metode penelitian. Surabaya: Cipta Media Nusantara.

Mustakim. (2023). Sejarah Kampong Sejangkung pada Tahun 1946-2089. Skripsi, Institut Agama Islam Sultan Muhammad Sayfiuddin Sambas.

Nisa. (2021). Sejarah Desa Batu Makjage Kecamatan Tebas Pada Tahun 1997-2019. Skripsi, Institut Agama Islam Sultan Muhammad Sayfiuddin Sambas.

Nurdien, K. (2017). Sistem sosial-budaya di Indonesia. Jurnal Ilmu Budaya Fakultas Sastra Universitas Diponegoro, 2(2).

Rahman. (2018). Pengaruh kolonialisme terhadap struktur sosial di Desa Tebas Sungai. Jurnal Ilmu Sosial, 7(1).

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 1 Ayat (1).

RPJM Desa Tebas Sungai. (2019).

RPJMD Desa Tebas Sungai. (2023).

Sudaryono. (2019). Metodelogi penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan mix method. Depok: Rajawali Press.

Sulasman, & Setia Gumilar. (2013). Teori-teori kebudayaan: Dari teori hingga aplikasi. Bandung: CV Pustaka Setia.

Suryadi. (2020). Perkembangan ekonomi Desa Tebas Sungai dari masa kolonial hingga modern. Jurnal Ekonomi Lokal, 9(2).

Susilawati, N. (2003). Bahan ajar: Sosiologi pedesaan. Padang: FISIP UNP.

Wawancara dengan Bapak As’an. (2024). Dilakukan di Desa Tebas Sungai pada 20 Juli 2024.

Wawancara dengan Bapak Dulman. (2024). Dilakukan di Desa Tebas Sungai pada 11 Juli 2024.

Wawancara dengan Bapak H. Ahmad. (2024). Dilakukan di Desa Tebas Sungai pada 21 Mei 2024.

Wawancara dengan Bapak Jusni. (2024). Dilakukan di Desa Tebas Sungai pada 11 Juli 2024.

Wawancara dengan Bapak Mansyur. (2024). Dilakukan di Desa Tebas Sungai pada 11 Juli 2024.

Wawancara dengan Bapak Rusdi. (2024). Dilakukan di Desa Tebas Sungai pada 24 Mei 2024.

Wawancara dengan Bapak Samsudi. (2024). Dilakukan di Desa Tebas Sungai pada 11 Juli 2024.

Wawancara dengan Bapak Wajidi. (2024). Dilakukan di Desa Tebas Sungai pada 19 Juli 2024.

West, R. (2008). Pengantar teori komunikasi. Jakarta: Salemba Humanika.

Wulan Juliani Sukmana. (2021). Metode penelitian sejarah. Seri Publikasi Pembelajaran, 1(2).

Yuda Prinada. (2022). Profil Provinsi Kalimantan Barat: Sejarah, geografi dan petanya. Tirto.id. Diakses 3 Agustus 2024, dari https://tirto.id/profil-provinsi-kalimantan-barat-sejarah-geografi-dan-petanya-gzvj

Downloads

Published

2024-09-30

How to Cite

Damai Damai, Tomi Tomi, & Beti Yanuri Posha. (2024). Sejarah Desa Tebas Sungai Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas Tahun 1938-2024. RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(5), 316–329. https://doi.org/10.62383/risoma.v2i5.549

Similar Articles

<< < 16 17 18 19 20 21 22 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.