Faktor-Faktor Penyebab Putus Sekolah

Studi Kasus Tunggal pada Siswa SMK di Kabupaten Tasikmalaya

Authors

  • Siti Nur Aini Putri Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Muhamad Fath Syulha Putra Supriadi Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Salwa Dwinurhayani Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Elvira Catraliya Putri Baktiono Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Adhit Diana Hidayat Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.62383/risoma.v4i4.1763

Keywords:

Guidance and Counseling, Islamic Boarding School, Learning Interest, School Dropout, Vocational High School Student

Abstract

The dropout rate in vocational secondary education remains a crucial issue requiring in-depth handling. This study aims to describe and analyze the factors causing a student to drop out of a vocational high school (SMK) in Tasikmalaya Regency. This research is a qualitative study employing a single case study approach. Primary data sources were obtained through in-depth interview techniques with the research subject and the subject's parents located in the Manonjaya area, Tasikmalaya Regency. Data analysis was conducted by reducing data, displaying data, and drawing conclusions to understand the psychological and social dynamics experienced by the subject. The results indicate that the factors causing the subject to drop out are dominated by internal factors, including a mismatch of interest in the major, low formal learning motivation due to a strong desire to focus on Islamic boarding school (pesantren) education, and an introverted personality that hindered adjustment at school. External factors include pressure from parents to attend formal school, the influence of a peer environment that supported truant behavior, and discomfort regarding interactions with teachers. These findings are expected to serve as a reference for Guidance and Counseling teachers in conducting early detection through understanding students' interests and talents, as well as the importance of collaboration between

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andani, B. W., Mustari, M., Alqadri, B., & Sawaludin, S. (2023). Upaya penanggulangan anak putus sekolah di Kampung Polak Penyayang Desa Masbagik Selatan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3), 3871–3880.

Ayunda, A. E., & Affandi, G. R. (2023). Peranan self-efficacy dan pola asuh otoriter orang tua terhadap kecenderungan stres akademik pada siswa SMK. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(1), 369–379.

Casim, C., Rizal, G. A., Sefty, S. F., & Syaadah, R. (2025). Kajian antropolinguistik pada tradisi ritual Benta-Benti di Dukuh Kalijambe, Desa Cinanas, Bantarkawung, Brebes. Deiktis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(3), 2116–2126.

Cholid, N., Marsudi, M. S., & Afiya, W. (2022). Upaya guru bimbingan dan konseling terhadap kasus putus sekolah selama pandemi COVID-19 di Sekolah Menengah Kejuruan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, 7(2), 95–106.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.

Difebrian, A., Mareta, M., & Fitriana, H. (2025). Art therapy sebagai teknik katarsis untuk menurunkan stres dan kecemasan pada remaja broken home. Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling, 15(1), 1–17.

Diskominfo Jawa Barat. (2023). Jumlah pondok pesantren berdasarkan kabupaten/kota di Jawa Barat. Open Data Jabar. https://opendata.jabarprov.go.id/id/dataset/jumlah-pondok-pesantren-berdasarkan-kabupatenkota-di-jawa-barat

Fitriyanti, W. A. (2025). Konsep stres akademik dan implikasinya terhadap perilaku belajar siswa. Al-Kindi, 1(1), 1–15.

Haekal, M. F. (2021). Konseling logoterapi sebagai solusi dalam menangani masalah psikologis remaja putus sekolah. Ristekdik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(1), 19.

Hertinjung, W. S., Qatrunnada, R. Z., Rahmanto, S. W., Praditya, I. R., & Ajiputra, A. F. (2024). Memutus rantai kekecewaan karir: Mencegah ketidaksesuaian jurusan siswa SMK. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 9(2), 457–470.

Laksmi, I. G. A. P. S., & Jayanti, D. M. A. D. (2023). Hubungan aktivitas fisik dengan kesehatan mental pada remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(1), 11–19.

Natalie, T., Putra, M. J. A., & Syafitra, V. (2025). Dampak lingkungan teman sebaya pada kasus anak putus sekolah di Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Transformasi: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal, 11(2), 358–364.

Nindhita, V., & Arnani, N. P. R. (2025). Job-education mismatch: Fenomena persiapan karir siswa. In Prosiding Seminar Nasional Psikologi (Vol. 10).

Padli, F. (2023). Anak putus sekolah pada jenjang sekolah menengah atas di Desa Laba. Jurnal Konsepsi, 11(4), 488–499.

Pandu, K. T., Aminuyati, A., & Atmaja, T. S. (2022). Analisis faktor penyebab anak putus sekolah jenjang sekolah menengah pertama di Desa Maju Karya Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 13(2), 543–550.

Suci, R. B., Suryanti, H. H. S., & Jawandi, A. (2024). Peran guru bimbingan dan konseling dalam layanan konseling individu dengan pendekatan behavioral pada siswa introvert terhadap disiplin belajar di SMK Sakti Gemolong tahun pelajaran 2023/2024. Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 2(9), 1648–1657.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sutirna, S., Munandar, D. R., & Wachyudi, K. (2022). Implementasi layanan bimbingan dan konseling di masyarakat (Memotivasi anak putus sekolah kembali sekolah di jalur pendidikan nonformal). Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, 2(3), 1023–1030.

Ulfah, M., & Affandi, G. R. (2024). Hubungan antara efikasi diri dengan prestasi belajar siswa jurusan teknik elektro industri: Studi di SMK YPM 8 Sidoarjo. Web of Scientist: International Scientific Research Journal, 3(2), 1–11.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (1945).

Downloads

Published

2026-06-26

How to Cite

Siti Nur Aini Putri, Muhamad Fath Syulha Putra Supriadi, Salwa Dwinurhayani, Elvira Catraliya Putri Baktiono, & Adhit Diana Hidayat. (2026). Faktor-Faktor Penyebab Putus Sekolah: Studi Kasus Tunggal pada Siswa SMK di Kabupaten Tasikmalaya. RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 4(4), 155–167. https://doi.org/10.62383/risoma.v4i4.1763

Similar Articles

<< < 17 18 19 20 21 22 

You may also start an advanced similarity search for this article.