Ancaman Keamanan Pesisir
Studi Kasus Pagar Laut di Tangerang, Indonesia Dalam United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS)
DOI:
https://doi.org/10.62383/konsensus.v2i3.946Keywords:
Coastal Security, Sea Barrier, International Maritime Law, Indonesia's Maritime Zones, Tangerang, Maritime ThreatsAbstract
As the world’s largest archipelagic state, Indonesia holds a strategic geographical position that simultaneously renders it vulnerable to multifaceted maritime security threats. One of the most pressing recent issues is the construction of a coastal barrier (pagar laut) along the Tangerang coastline in Banten Province, which has raised significant legal, social, and environmental concerns. This study examines the legality of such structures through the lens of international maritime law, particularly the United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982. Employing a normative legal approach and qualitative analysis, this research assesses both national and international legal instruments relevant to maritime space governance. The findings indicate that the unauthorized construction of the coastal barrier violates several national regulations namely, laws governing coastal management, marine utilization, and environmental protection while also infringing upon core UNCLOS principles such as the right of innocent passage, freedom of navigation, and marine environmental protection. This study underscores the urgent need for integrated national maritime governance, regulatory harmonization, and cross-sectoral coordination to ensure compliance with international legal standards and safeguard public access to marine spaces. The Tangerang coastal barrier case exemplifies the rise of non-traditional maritime security threats in Indonesia, calling for more assertive and structured legal and policy responses.
Downloads
References
Amaliyah, A. (2025). Sosiologi pendidikan: Analisis konflik pembangunan pagar laut
Tangerang Selatan. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(2), 730–745.
Arianto, M. F. (2020). Potensi wilayah pesisir di negara Indonesia. Jurnal Geografi,
10(1), 204–215.
Arif, W., & Yanto, A. (2022). Konsep makna keamanan maritim. Jurnal Maritim
Indonesia, 10(3), 227–234.
Bastari, A., Toruan, T. S. L., & Suhirwan, S. (2018). Strategi pemberdayaan wilayah
pertahanan laut dalam meningkatkan kesadaran bela negara di Kabupaten
Tangerang, Banten (Studi di Lantamal III/JKT). Strategi Perang Semesta, 4(3).
Burke, W. T. (1977). Who goes where, when, and how: International law of the sea for
transportation. International Organization, 31(2), 267–289.
CNN Indonesia. (2025, 18 Januari). Pagar laut misterius di Tangerang akhirnya
dibongkar TNI AL dan warga. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20250118090233-20-1188575/pagar-laut-misterius-di-tangerang-akhirnya-dibongkar-tni-al-dan-warga
Dao, Y. (2023). Indonesia sebagai negara kepulauan berdasarkan UNCLOS 1982
(Indonesia as an island state based on UNCLOS 1982)
Fikri, Z. (2025, 23 Januari). Jejak pelanggaran hukum pagar laut Tangerang: Jangan
diabaikan. Tirto.id. https://tirto.id/jejak-pelanggaran-hukum-pagar-laut-tangerang-jangan-diabaikan-g7Gq
Garda Publik. (2024, 15 Oktober). Kemenhub tegaskan implementasi UNCLOS 1982
kunci lindungi laut Indonesia. Garda Publik. https://gardapublik.id/2024/10/15/kemenhub-tegaskan-implementasi-unclos-1982-kunci-lindungi-laut-indonesia
Gumilang, P. (2025, 1 Februari). Deret dugaan pidana dalam perkara pagar laut
Tangerang. Fakta.com. https://fakta.com/hukum/fkt-21621/deret-dugaan-pidana-dalam-perkara-pagar-laut-tangerang
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2019). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 32 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Ruang Laut. https://jdih.kkp.go.id
Kompas. (2025, 20 Januari). Polemik pagar laut di Tangerang: Apa tujuan sebenarnya?
Kompas. (2025). Tumpang tindih wewenang laut Indonesia dan tantangan koordinasi
keamanan maritim. Kompas. https://www.kompas.id
Kurnia, I. (2008). Penerapan UNCLOS 1982 dalam ketentuan perundang-undangan
nasional, khususnya Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia. Jurnal Hukum Prioris, 2(1), 42–49.
Laut, P. P. (2025). Kajian pagar laut dalam perspektif hukum agraria.
PBHI. (2025). Analisis yuridis dan lingkungan terhadap proyek Pagar Laut Tangerang.
Puspitawati, D. (2017). Hukum laut internasional. Kencana.
Saputra, D., Putra, D. A., Putri, I. S., Septaria, E., & Adepio, M. I. (2025). Analisis yuridis
peristiwa pagar laut ditinjau dari hukum nasional dan hukum laut internasional.
Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan, 1(3), 185–191.
Shalihah, F. (2016). Eksistensi konsep negara kepulauan (The archipelagic state) dalam
United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982 terhadap
kedaulatan wilayah perairan perbatasan Indonesia
Tirto.id. (2025, 2 Juni). Apa itu pagar laut di Tangerang, fungsi dan kenapa ilegal?
Tirto.id. https://tirto.id/apa-itu-pagar-laut-di-tangerang-fungsi-dan-kenapa-ilegal-g7jv
United Nations. (1982). United Nations Convention on the Law of the Sea.
https://www.un.org/depts/los/convention_agreements/texts/unclos/unclos_e.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Konsensus : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


