Urgensi Kewenangan Komisi Yudisial dalam Rangka Menjaga Perilaku Hakim

Authors

  • Dimas Yemahura Alfarauq Universitas Dr. Soetomo
  • Siti Marwiyah Universitas Dr. Soetomo
  • Wahyu Prawesthi Universitas Dr. Soetomo

DOI:

https://doi.org/10.62383/konsensus.v2i2.660

Keywords:

judicial commission, Judge's Conduct, Law Number 22 of 2004

Abstract

Initially, the existence of the Judicial Commission was formed based on Law Number 22 of 2004 as a legal derivative of the institution, in article 40 paragraph (1) of Law Number 48 of 2009 concerning judicial power it is stipulated that the Judicial Commission is an external supervisory body that monitors the supervision of judges' behavior based on the code of ethics and guidelines for judges' conduct, and Law Number 18 of 2011 concerning the Judicial Commission. The legal issue of this normative legal research: What is the form of the Judicial Commission arrangement in order to maintain the behavior of judges? What is the urgency of the authority of the Judicial Commission in order to maintain the behavior of judges? The Judicial Commission is regulated in Article 24B of the 1945 Constitution, which gives the authority to propose the appointment of Supreme Court Justice and maintain the honor and conduct of judges. This authority is important to ensure that judges carry out their duties with integrity and in accordance with the applicable code of ethics. The existence of legal gaps related to the limitations of the Judicial Commission's authority in supervising the behavior of judges often makes it difficult to carry out their duties optimally. The urgency of the authority of the Judicial Commission in maintaining the behavior of judges is very important to create a judicial system that is independent, accountable, and trusted by the public. Strengthening the authority and institutional support for the Judicial Commission is needed to ensure that supervisory duties can be carried out effectively, so that the ideals of legal reform in Indonesia can be well achieved.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Atok, R. (2015). Konsep pembentukan peraturan perundang-undangan teori, sejarah dan perbandingan dengan beberapa negara bikameral (Edisi Revisi). Setara Press.

Ali, A. (2002). Menguak tabir hukum (suatu kajian filosofis dan sosiologis). Citra Pratama.

Asshiddiqie, J. (2005). Hukum tata negara dan pilar-pilar demokrasi serpihan pemikiran hukum, media dan HAM. Perpustakaan Nasional RI.

Asshiddiqie, J. (2006a). Pengantar ilmu hukum tata negara Jilid 1. Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI.

Asshiddiqie, J. (2006b). Pengantar ilmu hukum tata negara Jilid II. Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI.

Asshiddiqie, J. (2006c). Teori Hans Kelsen tentang hukum. Konstitusi Press.

Attamimi, A. H. S. (1990). Peranan keputusan Presiden Republik Indonesia dalam penyelenggaraan pemerintahan negara: Suatu studi analisis mengenai keputusan presiden yang berfungsi pengaturan dalam kurun waktu Pelita I – Pelita IV (Disertasi, Ilmu Hukum, Fakultas Pascasarjana Universitas Indonesia).

Bo'a, F. Y. (2017). Pancasila dalam sistem hukum (Cetakan I). Pustaka Pelajar.

Bruggink. (2015). Refleksi tentang hukum: Pengertian-pengertian dasar dalam teori hukum. Citra Aditya Bakti.

Hadjon, P. M. (1998). Tentang wewenang (Makalah pada Penataran Hukum Administrasi). Fakultas Hukum Universitas Airlangga.

Hadjon, P. M. (2005). Argumentasi hukum. Gadjah Mada University Press.

Hooft, P. V. (2001). Penemuan hukum (B. A. Sidharta, Penerj.). Laboratorium Hukum Fakultas Hukum Universitas Parahyangan.

Ibrahim, J. (2006). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif. Bayumedia Publishing.

Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959, Nomor 75, Sekretariat Negara.

Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4415, Sekretariat Negara.

Indonesia. (2011). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 106, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5250, Sekretariat Negara.

Indrati, M. F. (2007). Ilmu perundang-undangan 1, jenis, fungsi, dan materi muatan. Kanisius.

Madiong, B. (2014). Sosiologi hukum: Suatu pengantar. Sah Media.

Manan, B. (1987). Peranan peraturan perundang-undangan dalam pembinaan hukum nasional. Armico.

Manan, B. (1992). Dasar-dasar perundang-undangan Indonesia. Ind. Hill, Co.

Manan, B. (1994). Ketentuan-ketentuan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan dalam pembangunan hukum nasional (Makalah disampaikan pada Pertemuan Ilmiah tentang Kedudukan Biro-Biro Hukum/Unit Kerja Departemen/LPND dalam Pembangunan Hukum, Jakarta, 19–20 Oktober 1994).

Manan, B. (1997). Beberapa masalah hukum tata negara Indonesia. Alumni.

Manan, B. (2000). Wewenang provinsi, kabupaten, dan kota dalam rangka otonomi daerah. Fakultas Hukum Unpad.

Marwiyah, S. (2015). Penegakan kode etik profesi di era malapraktik profesi hukum. UTM Press.

Marzuki, P. M. (2017a). Penelitian hukum (Edisi Revisi). Kencana.

Marzuki, P. M. (2017b). Pengantar ilmu hukum (Edisi Revisi). Kencana.

Mertokusumo, S. (1993). Bab-bab tentang penemuan hukum. Citra Aditya Bakti.

Mertokusumo, S. (2009). Penemuan hukum sebuah pengantar. Liberty.

Meuwissen. (2009). Pengembanan hukum, ilmu hukum, teori hukum dan filsafat hukum (B. A. Sidharta, Penerj.). Refika Adiama.

Prakoso, A. (2016). Penemuan hukum sistem, metode, aliran dan prosedur dalam menemukan hukum. LaksBang Pressindo.

Prasetyo, T. (2016). Filsafat, teori & ilmu hukum. Rajawali Pers.

Prawesthi, W. (2016). Politik kehutanan dalam penegakan hukum lingkungan dan pengendalian pengurangan risiko bencana. Politik Kehutanan dalam Penegakan Hukum Lingkungan dan Pengendalian Pengurangan Risiko Bencana, 12(1), 1781–1792.

Rahardjo, S. (2006). Ilmu hukum (Cetakan Keenam). Citra Aditya Bakti.

Ridwan, R. H. (2013). Hukum administrasi negara. Raja Grafindo.

Sidharta, A. (2000). Refleksi tentang struktur ilmu hukum. Mandar Maju.

Soehino. (1997). Hukum tata negara, penyusunan dan penetapan peraturan daerah. Liberty.

Soemantri, S. H. R. T. (2015). Hukum tata negara Indonesia pemikiran dan pandangan. Remaja Rosdakarya.

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. (2008). Kamus bahasa Indonesia. Pusat Bahasa.

Utrecht. (1983). Pengantar hukum Indonesia. Ichtiar Baru.

Wojowasito, S. (1985). Kamus umum Belanda-Indonesia. Ichtiar Baru van Hoeve.

Yusri, M. (2016). Hukum administrasi negara. Marpoyan Tujuh.

Downloads

Published

2025-02-12

How to Cite

Dimas Yemahura Alfarauq, Siti Marwiyah, & Wahyu Prawesthi. (2025). Urgensi Kewenangan Komisi Yudisial dalam Rangka Menjaga Perilaku Hakim . Konsensus : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum Dan Ilmu Komunikasi, 2(2), 01–21. https://doi.org/10.62383/konsensus.v2i2.660

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.