Pelaksanaan Penerbitan Sertifikat Pengganti di Kantor Pertanahan Wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat

Authors

  • Alifa Putri Rahmadhani Universitas Islam Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62383/konsensus.v1i5.336

Keywords:

Certificate of Ownership, Certificate Penggant, Responsibility

Abstract

Protecting the rights, rights and interests of the people has an important role of the government. To prevent the increasing number and development of land conflicts in the community, it is very necessary to make sure solutions, for example, in order to meet the needs of the community which are usually used for housing, livelihoods, and daily needs, it should provide legal protection for land rights, and especially land ownership rights that are widely owned by the community. From the description above, the certificate of ownership of land is very important to maintain its existence, but until now there are still applications for replacement certificates because they are lost and damaged, so the author is interested in studying more deeply about the responsibility of the BPN in the West Kotawaringin Regency area for the issuance of replacement certificates. The author uses this type of empirical legal research. The data analysis technique is carried out in a descriptive, qualitative manner, namely by giving a detailed and in-depth presentation and explanation and for data collection by looking for data and information in relevant locations related to the research topic by interviews, library studies, and the internet.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A.P Parlindungan (2009) Pendaftaran Tanah di Indonesia, Bandung: Mandar maju.

Adrian Sutedi (2011) Sertifikat Hak Atas Tanah, Jakarta: Sinar Grafika.

Angen Estu Pawestri, Arie Purnomosidi, Muh. Afied Hambali,(2021) Problematika Penerbitan Sertipikat Pengganti di Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Karanganyar, Jurnal Hukum Tata Negara, 7(1).

Budi Harsono (2003) Hukum Agraria Indonesia Jilid I Hukum Tanah Nasional, Jakarta: Djambatan.

Dewi Kirana, Margaretha, (2012) Sertifikat Ganda Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Mah-kamah Agung Republik Indonesia No-mor 156/K/TUN/2005. (Tesis, Jakarta Universitas Indonesia)

Erni Sri Wibiwati, R. Mujiyanto. (2013), Hak Atas Tanah Dan Peralihannya, Yogyakarta: Liberty.

Faiqa Fatmala. (2017) Penerbitan Sertifikat Hak Milik Pengganti Karena Hilang Oleh Ahli Waris Yang Disebabkan Oleh Bencana Alam. Jurnal Hukum Bisnis dan Administrasi Negara. 3(2).

Famaldiana, Liza Mayanti. (2016) Implikasi Hukum Keterlambatan Pendaftaran Akta Peralihan Hak Atas (Tanah Studi di Kantor Pertanahan Kabupaten Bima), Jurnal IUS (Kajian Hukum dan Keadilan.

Florianus SP Sangsun (2007) Tata cara mengurus sertifikat tanah, Jakarta: Visi Media.

H.M. Arba (2015) Hukum Agraria Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika.

Herman Hermit (2004) Cara Memperoleh Sertifikat Tanah Hak Milik, Tanah Negara, dan Tanah Pemda, Bandung: Mandar Maju.

I Dewa Putu Satriadiana,(2017) Analisis Hukum Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram Nomor 52/G/2010/PTUN.MTR Terhadap Pembatalan Sertifikat Pengganti Hak Milik Atas Tanah, Jurnal UIS, 5(2).

Irwin Perison SH, (2007) Pelaksanaan Penerbitan Sertifikat Pengganti dan Perlindungan Hukum Terhadap Pemegangnya di Kantor Pertanahan Kota, (thesis, Semarang Universitas Diponegoro).

Jimmy Joses Sembiring (2010) Panjuan Mengurus Sertifikat Tanah, Jakarta: Visi Media.

John Salindeho (1998) Masalah Tanah Dalam Pembangunan, Jakarta: Sinar Grafika.

Lubis dan Abd. Rahim Lubis. Mhd Yamin (2008) Pendaftaran Tanah, Bandung: Mandar Maju.

Nur Triaji Antasena. (2019). Penerbitan Sertifikat Hak Atas Tanah Pengganti yang Hilang Oleh Badan Pertanahan Nasional. Jurnal Hukum dan Kenotariatan. 3(2).

Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2011 Tentang Pengelolaan Pengkajian Dan Penanganan Kasus Pertanahan.

Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2006 Tentang Badan PertanahanNasional

Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah

S. Chandra, (2005), Sertifikat Kepemilikan Hak Atas Tanah. Jakarta: Grasindo.

Sahnan. (2016), Hukum Agraria Indonesia. Malang: Setara Press,

Supriyadi, (2006), Hukum Agraria, Palu: Sinar grafika.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria.

Urip Santoso (2010) Pendaftaran dan Peralihan Hak Atas Tanah, Jakarta, Kencana.

Wawancara dengan dengan Bapak Teddy Febrianto Theodore S.E selaku Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran pada tanggal 11 febuari 2021

Yuyun Mintaraningrum. (2015). Aspek Kepastian Hukum Dalam Penerbitan Sertifikat Hak Tanah (Analisis Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang Nomor Putusan PTUN Nomor 24/G/TUN/2000/PTUN.Smg). Jurnal Repertorium, 2(2).

Published

2024-08-22

How to Cite

Alifa Putri Rahmadhani. (2024). Pelaksanaan Penerbitan Sertifikat Pengganti di Kantor Pertanahan Wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat. Konsensus : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum Dan Ilmu Komunikasi, 1(5), 11–24. https://doi.org/10.62383/konsensus.v1i5.336

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.