Gerakan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam Pengoptimalan Lahan Pekarangan Untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat Dusun Jurang

Authors

  • Mariska Pratiwi Universitas Tidar
  • Heni Silvia Universitas Tidar
  • Susi Ratna Sari Universitas Tidar
  • Icha Bella Universitas Tidar
  • Amelia Agista Putri Universitas Tidar
  • Siti Nurul Iftitah Universitas Tidar

DOI:

https://doi.org/10.62383/fundamentum.v3i1.656

Keywords:

TOGA, Jurang, Family Medicine, Community Service, Abdimas

Abstract

Jurang Hamlet is one of the hamlets located in Girirejo Village, Tempuran District, Magelang Regency. In general, people in Jurang Hamlet have a fairly large yard land. The land can be used and optimized, one of which is by planting family medicinal plants (TOGA). TOGA is a plant that is usually used as a traditional medicine to treat various diseases and is usually grown in the yard of the house. There are problems that occur in Jurang Hamlet, namely the lack of understanding and knowledge related to the planting and utilization of TOGA. In addition to increasing public knowledge and understanding, this activity is also intended to empower the PKK women of Jurang Hamlet in terms of managing medicinal plants in the yard of the house. This community empowerment activity uses three methods: (1) Preparation of TOGA seeds, (2) Socialization of effective TOGA planting methods, (3) Socialization of the benefits of each TOGA to be planted, (4) The distribution of TOGA seedlings and the planting of TOGA together. From the results of the TOGA planting activities that have been carried out by the residents of Jurang Hamlet, it is known that the residents of Jurang Hamlet have become more aware of how to plant TOGA well and also some of the benefits of each plant seed that has been distributed.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anitasari, M. E. (2024). Peningkatan kesehatan masyarakat melalui inovasi pengolahan tanaman apotek hidup (Temulawak) menjadi puding temulawak. KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 158–163.

Atmojo, M., & Darumurti, A. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui tanaman obat keluarga (TOGA). Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 100–109.

Dewi, M. L. (2022). Pengolahan Aloe Vera (lidah buaya) sebagai minuman sehat. ABDI WIRALODRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 35–45.

Fachriansyah, A., Pratama, A. W., Prasandi, M., Pranata, E. P., Rahayu, E., Pradita, R. N., & Zahara, N. (2022). Pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai apotik hidup. TRIBUTE: Journal of Community Services, 83–87.

Fadhilah, A. Y., Sarwadhamana, R. J., Wiguno, S. S., Kofifah, R., Rahmayani, D., Septiyorini, D., & Hasanah, F. R. (2024). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) pada masyarakat Padukuhan Dadapbong Kecamatan Pajangan Kabupaten Bantul. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 2112–2020.

Handayani, L., & Handayani, L. (2024). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di Desa Namu Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo, 75–79.

Karamina, H., Supriyadi, S., Firman Yasin, D. D., Yusi Kamhar, M., & Kusuma Astuti, F. (2020). Pemanfaatan dan penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) menuju keluarga sehat pada ibu pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK). Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 120–127.

Nafiza, C. A., Desniarti, D., Trisdayanti, E., Varadisi, N., Pasaribu, N., & Alvin, R. (2024). Penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) untuk mewujudkan masyarakat sehat di Desa Sumbul. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 35–41.

Permatasari, P., & Hardy, F. (2019). Pemberdayaan ibu rumah tangga di Kelurahan Cinere dalam penanaman dan pemanfaatan obat keluarga (TOGA). Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 129–134.

Pulungan, A. F., Nasution, H. M., Rani, Z., & Supiyani, S. (2023). Sosialisasi pemanfaatan tanaman herbal kunyit sebagai alternatif pencegahan penyakit dan peningkat daya imun tubuh di MTs Ar-Ridha. Jurnal Bakti Nusantara, 1–4.

Rembet, I. Y., & Wowor, M. (2024). Manfaat jahe (Zingiber officinale Roscoe) untuk menurunkan kadar gula darah pada penyakit diabetes melitus tipe 2. Watson Journal of Nursing, 51–65.

Santoso, T. I., & Karto. (2019). Pendampingan budidaya sayuran sistem hidroponik pada kawasan rumah pangan lestari (KRPL) pengurus Bhayangkari Indramayu. Abdi Wiralodra, 147–161.

Susanti, L. D. (2024). Budidaya tanaman obat keluarga sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di Desa Tanggulangin. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 145–160.

Susanto, A. (2017). Komunikasi dalam sosialisasi tanaman obat keluarga (TOGA) di Kecamatan Margadana. Jurnal Ilmiah Farmasi, 111–117.

Widyanata, K. A., Mayadewi, N. N., Trarintya, M. A., Muryani, N. M., Daryaswanti, P. I., Artawan, I. K., & Putra, I. G. (2020). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di masa pandemi COVID-19. Jayapangus Press Books.

Downloads

Published

2025-02-11

How to Cite

Mariska Pratiwi, Heni Silvia, Susi Ratna Sari, Icha Bella, Amelia Agista Putri, & Siti Nurul Iftitah. (2025). Gerakan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam Pengoptimalan Lahan Pekarangan Untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat Dusun Jurang. FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 3(1), 131–138. https://doi.org/10.62383/fundamentum.v3i1.656

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.