Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga Melalui Program Kampung Bebas Rentenir

Studi Kasus Kelompok Bina RPM di Parakan

Authors

  • Salsabila Zahra Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Almisar Hamid Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/wissen.v3i2.706

Keywords:

Community Empowerment, Lender-FreeVillage Program, Family Resilience

Abstract

This research discusses community empowerment in social conditions where problems occur in the community, especiallymothers or lower middle class people who are looking for a shortcut to finance familylife on basicneeds by lending money from moneylenders. That the familyis high, the low average familyincome and the high cost of living make them feel that their quality of life is threatened. The solution to overcome this problem must be a driving agency from the government or what is meant is community empowerment, namely the Leder-Free Village (KBR) Program which provides spiritual training, training assistance, business capital to the community so that prosperous and quality families are created. This research aims to determine the process of stages of community empowerment activities,family resilience and determine the supporting and inhibiting factors in the Money Loan Free Village program. This research uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques using interview, observation and documentation techniques. The results of this research show that the Leder-Free Village program achieves community empowerment in terms of family resilience, namely that the beneficiary members get business capital and create social change from economic, social and spiritual independence, so that achieve the condition of the family in their lives independently and more empowered.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alam, A. F. (2020). Pelatihan pembinaan ketahanan keluarga bagi Dharma Wanita Kabupaten Pangkep. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 297–305.

Ambar Teguh, S. (2004). Kemitraan dan model-model pemberdayaan. Yogyakarta: Gaya Media.

Antika, A. (2018). Studi komparasi ketahanan keluarga antara keluarga penerima dan bukan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) [Skripsi, Universitas Lampung].

Badan Pusat Statistik Provinsi Banten. (n.d.). BPS Provinsi Banten. https://banten.bps.go.id

Fahrudin, A. (2012). Pemberdayaan partisipasi dan penguatan kapasitas masyarakat. Bandung: Humaniora.

Hidayat, N., Suryanto, S., & Hidayat, R. (2023). Ketahanan keluarga dalam menghadapi keguncangan ekonomi selama pandemi. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 16(2), 120–132.

Isbandi Rukminto, A. (2013). Intervensi komunitas dan pengembangan masyarakat sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Depok: PT Raja Grafindo Persada.

Lubis, A., dkk. (2018). Ketahanan keluarga dalam perspektif Islam. Jakarta: Pustaka Cendekiawan.

Marlina, D. (2017). Pemberdayaan perempuan melalui program usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (Studi kasus UPPKS ‘Mekar Sari’ di Dusun Wonocatur, Banguntapan, Bantul) [Disertasi Doktoral, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta].

Rahma, P. A., Argenti, G., & Atthahara, H. (2023). Strategi pemberdayaan masyarakat melalui program motivator ketahanan keluarga (Motekar) dalam masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(4), 413–427.

Rumah Pemberdayaan Masyarakat. (n.d.). Rumah Pemberdayaan Masyarakat. https://rumahpemberdayaan.com/

Safutry, W. (2013). Efektivitas pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui program penguatan keluarga oleh Yayasan SOS Children's Village Medan di Lingkungan III Kelurahan Namo Gajah Kecamatan Medan Tuntungan. Welfare State, 2(4), 222089.

Subchaningrum, I. (2022). Ketahanan keluarga masyarakat Kampung KB Desa Candisari, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo. Social Studies, 7(1).

Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharto, E. (2005). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (hlm. 60.2). Bandung: Refika Aditama.

Sunarti, E. (2006). Indikator keluarga sejahtera: Sejarah pengembangan, evaluasi, dan keberlanjutannya (Naskah Akademik BKKBN). Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Surjaningrum, E. R., Ambarini, T. K., Ariana, A. D., Arbi, D. K. A., Cahyanti, I. Y., & Hartini, N. (2020). Pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan keluarga di masyarakat pesisir Kota Surabaya. Insan: Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 5(2), 134.

Downloads

Published

2025-04-15

How to Cite

Salsabila Zahra, & Almisar Hamid. (2025). Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga Melalui Program Kampung Bebas Rentenir : Studi Kasus Kelompok Bina RPM di Parakan. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(2), 89–102. https://doi.org/10.62383/wissen.v3i2.706

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.