Urgensi Pendidikan Seks di Sekolah dalam Upaya Mencegah Bukan Mengajarkan

Authors

  • Mirna Mirna Universitas Samudra
  • Sayuna Sayuna Universitas Samudra
  • Cut Kumala Sari Universitas Samudra

DOI:

https://doi.org/10.62383/risoma.v3i3.784

Keywords:

Sex Education, School-Aged Children, Violence Prevention

Abstract

The high rate of sexual violence has become a primary concern for the government. Victims of such violence do not distinguish between age or gender; children, both boys and girls, are often among the victims. Sexual education remains a taboo subject in society, as many consider it inappropriate to teach children and lack transparency on the matter. Parents are often reluctant and embarrassed to discuss sexual education with their children.Sex education is an effort to provide knowledge about the function of reproductive organs by instilling moranal, ethical, and religious commitments so that there is no “misuse” of these reproductive organs. Sex education aims to provide comprehensive knowledge and understanding of sexuality including, the function of reproductive organs, reproductive health, prevention of risky behavior, prevention of sexually transmitted diseases, prevention of sexual harassment, and increased understanding of gender identity and sexual orientation. The annual record of the National Commission on Violence Against Women in 2024 noted that sexual violence against women occupied the highest level with a percentage of 26.94%. The high level of sexual violence that occurs is a major concern of the government, victims of violence do not mark age and gender, children are also often victims of both boys and girls. This article uses qualitative methods and literature study methods.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alucyana, A., Raihana, R., & Utami, D. T. (2020). Urgensi Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 71-87.

Amir, A. A., Fitri, R., & Zulyusri, Z. (2022). Persepsi mengenai pendidikan seksual pada remaja: a literature review. Khazanah Pendidikan, 16(2), 111-116.

Ciptiasrini, U., & Astarie, A. D. (2020). Persepsi dan Peran Orang Tua Terhadap Pemberian Pendidikan Seksual pada Anak. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 16(1), 19-26.

Dewi, R., & Bakhtiar, N. (2020). Urgensi Pendidikan Seksual dalam Pembelajaran bagi Siswa MI/SD untuk Mengatasi Penyimpangan Seksual. Instructional Development Journal, 3(2), 128-138.

Fitriani, D., Fajriah, H., & Wardani, A. (2021). Mengenalkan Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini Melalui Buku Lift The Flap “Auratku”. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 7(1), 33-46.

Halimatuzzuhrotulaini, B., & Jauhari, E. T. (2021). Pendidikan seks sebagai upaya mencegah kekerasan seksual pada anak. Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal), 2(1), 54-72.

Hasiana, I. (2020). Peran Orangtua Dalam Pendidikan Seksual Anak Usia Dini. Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi, 72(2), 118-125.

Joni, I. D. A. M., & Surjaningrum, E. R. (2020). Psikoedukasi pendidikan seks kepada guru dan orang tua sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak. Jurnal Diversita, 6(1), 20-27.

Justicia, R. (2016). Program underwear rules untuk mencegah kekerasan seksual pada anak usia dini. Jurnal pendidikan usia dini, 9(2), 217-232.

Justicia, R. (2017). Pandangan Orang Tua Terkait Pendidikan Seks Untuk Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan: Early Childhood, 1(2).

Latifah, D., Ritonga, A. W., Anggraeni, S., & Julaeha, S. E. (2023). Urgensi Pendidikan Seks Pada Anak Sejak Usia Dini: Sebuah Tinjauan Literatur dalam Perspektif Islam. Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 4(02), 93-111.

Muhimmah, S., & Fajrin, N. D. (2022). Urgensi Pendidikan Seks Melalui Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia SD. Antroposen: Journal of Social Studies and Humaniora, 1(2), 105-112.

Mulyana, R. A., & Fatimah, S. S. (2022). Peran Orangtua Terhadap Pendidikan Seksualitas Anak Usia Dini. Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak, 4(1), 29-39.

Pauweni, A. A., & Yakob, R. R. (2022). Peran Orang Tua Dalam Pengenalan Pendidikan Seks Bagi Anak Usia Dini. Jambura Early Childhood Education Journal, 4(2), 157-171.

Roqib, M. (2008). Pendidikan seks pada anak usia dini. INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 13(2), 271-286.

Situmorang, P. R. (2020). Pengaruh pendidikan seks anak usia prasekolah dalam mencegah kekerasan seksual. Jurnal Masohi, 1(2), 82-88.

Suhsmi, N. C., & Ismet, S. (2021). Materi pendidikan seks bagi anak usia dini. Jurnal Golden Age, 5(01), 164-174.

Wajdi, F., & Arif, A. (2021). Pentingnya pendidikan seks bagi anak sebagai upaya pemahaman dan menghindari pencegahan kekerasan maupun kejahatan seksual. Jurnal Abdimas Indonesia, 1(3), 129-137.

Wulandari, R., & Suteja, J. (2019). Konseling pendidikan seks dalam pencegahan kekerasan seksual anak (ksa). Prophetic: Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal, 2(1), 61-82.

Yusuf, H. H. (2020). Pentingnya pendidikan seks bagi anak. Al-Wardah, 13(1), 131.

Zubaidah, Z., Sabarrudin, S., & Yulianti, Y. (2023). Urgensi Pendidikan seks pada remaja. Journal of Education Research, 4(4), 1737-1743.

Downloads

Published

2025-05-16

How to Cite

Mirna Mirna, Sayuna Sayuna, & Cut Kumala Sari. (2025). Urgensi Pendidikan Seks di Sekolah dalam Upaya Mencegah Bukan Mengajarkan . RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 3(3), 236–242. https://doi.org/10.62383/risoma.v3i3.784

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.