Kajian Historis Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 2 Tasikmalaya

Authors

  • Ibnu Hiban Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Feida Noorlaila Isti’adah Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Refriza Aqila Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Zulfa Nadia Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Gusti Mujiba Ahsana Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Alya Oktaviani Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • An Nisaa Febrianti Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Yuli Amelia Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.62383/risoma.v3i1.585

Keywords:

Historical, Studies, Guidance, Counselling

Abstract

The historical foundation of guidance and counselling (BK) in Indonesia plays an important role in shaping the practice of BK services in various educational institutions, including at SMK Negeri 2 Tasikmalaya. This study uses a descriptive qualitative approach using interview, observation, and documentation methods aimed at examining the historical foundation and implementation of guidance and counselling (BK) services at SMK Negeri 2 Tasikmalaya, with resource person Mr Abdurrahman, one of the BK teachers. Currently, there are seven counselling teachers handling ±2,600 students with a ratio of 1:150. Each counselling teacher is responsible for one area, including mechanical, automotive, building, electrical, electrical, computer and broadcasting engineering. Observations showed that the school's counselling services include basic, responsive and specialisation services. The main challenges include the lack of counselling teachers, low understanding of the duties of counselling teachers by others, and complex student problems such as smoking. The counselling approach emphasises gradual reduction of negative behaviours and increasing students' trust in the counselling teacher through the principle of credit. The findings indicate the importance of increasing the number of counselling teachers to optimally meet students‘ needs and the need to educate school authorities about the duties and functions of counselling and provide a comprehensive overview of the strategic role of counselling in supporting students’ readiness to face academic and non-academic challenges.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, B., Nurhayati, Pitri, Ihsan Sanusi, & Kurniawan, T. (2024). Manajemen bimbingan konseling kelompok di SMKN 1 Pangandaran. JSTAF Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah, 3(1), 101–108.

Ardiansyah, M. (2019). Pengaruh beban kerja terhadap efektivitas layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(1), 45-56.

Bahrul, A. (2020). Sejarah dan perkembangan bimbingan dan konseling di Indonesia. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Creswell, J. W. (2014). Desain penelitian: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan metode campuran. Thousand Oaks: Sage Publications.

Hartoyo, S., Hidayah, N., & Wahyuni, F. (2023). Perspektif historis bimbingan dan konseling global, Indonesia, post modern dan revolusi 4.0. PD ABKIN JATIM Open Journal System, 3(2), 133-147.

Hasan, M., Siregar, R. R., & Ardiansyah, R. (2023). Bimbingan dan konseling di MTsN 1 Rantauprapat. Al Ittihadu Jurnal Pendidikan, 3(3), 255–269.

Hermawan, H., Komalasari, G., & Hanim, W. (2019). Strategi layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan harga diri siswa. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 4(2), 65-69.

Huda, F., & Kusumaningtyas, A. B. (n.d.). Dukungan sistem berbasis layanan karir pada siswa SMK 5 Yogyakarta. In Kalijaga Career Guidance Conference.

Kemendikbud. (2017). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 111 Tahun 2014 tentang bimbingan dan konseling di sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Miller, W. R., & Rollnick, S. (2013). Motivational interviewing: Helping people change (3rd ed.). New York: Guilford Press.

Nugraha, A. (2017). Strategi layanan bimbingan dan konseling untuk pengembangan sikap kepemimpinan siswa. Prosiding Seminar Nasional: Peran Bimbingan dan Konseling dalam Penguatan Pendidikan Karakter, 56-62.

Prayitno, E. (2018). Layanan bimbingan dan konseling: Konsep dan aplikasinya di sekolah menengah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Prayitno, E., & Amti, E. (2009). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Pribadi, H. (2020). Historis bimbingan dan konseling. Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo, 2(1), 19-28.

Rifqi, M. P. (2021). Analisis implementasi Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 tentang bimbingan dan konseling. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 53-65.

Shertzer, B., & Stone, S. (1971). Landasan bimbingan dan konseling. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Surya, M. (2013). Tantangan profesi guru BK di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(2), 112-124.

Wibowo, S. (2019). Manajemen layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Jakarta: Rajawali Pers.

Winkel, W. S., & Hastuti, S. (2004). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Jakarta: Grasindo.

Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2014). Landasan bimbingan dan konseling. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.

Downloads

Published

2025-01-14

How to Cite

Ibnu Hiban, Feida Noorlaila Isti’adah, Refriza Aqila, Zulfa Nadia, Gusti Mujiba Ahsana, Alya Oktaviani, … Yuli Amelia. (2025). Kajian Historis Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 2 Tasikmalaya. RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 3(1), 302–311. https://doi.org/10.62383/risoma.v3i1.585

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.