Wewenang Pemerintah dalam Perlindungan Hukum bagi Orang Atau Badan yang Menyelenggarakan Pembangunan Perumahan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman

Authors

  • Dimas Purnayoga Rakayoni Universitas Dr. Soetomo
  • Subekti Subekti Universitas Dr. Soetomo
  • Ernu Widodo Universitas Dr. Soetomo

DOI:

https://doi.org/10.62383/konsensus.v2i1.653

Keywords:

legal protection, housing development, Sustainable Development Goals (SDGs)

Abstract

That housing and settlement development by private business entities is compatible with the Sustainable Development Goals (SDGs) or can also be called Sustainable Development Goals (SDGs) is a sustainable development agenda initiated and agreed upon by the United Nations. Meanwhile, the construction of houses by individuals or individuals is very inconsistent with the programs or agendas set forth by the national and world governments. Of course, if we examine further, the development carried out by each person is very contrary to "participating in implementing world order" as described in the preamble to the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. The legal issue of this normative legal research: What is the government's authority in the implementation of housing development? How is the legal protection for people or entities that organize housing development in Law Number 1 of 2011 concerning Housing and Residential Areas? The government's authority in the implementation of housing development includes policy regulation, implementation supervision, housing provision facilitation, inter- government coordination, community empowerment, and education. Through this authority, the government seeks to create a decent and sustainable residential environment for all levels of society. Legal protection for persons or entities that organize housing development is comprehensively regulated in Law No. 1 of 2011 concerning Housing and Residential Areas. Legal protection includes: 1. Community Rights. 2. Developer's Obligations. 3. Sanctions for Violations. 4. The Role of the Government.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Atok, R. (2015). Konsep pembentukan peraturan perundang-undangan teori, sejarah dan perbandingan dengan beberapa negara bikameral (Edisi Revisi). Malang: Setara Press.

Ali, A. (2002). Menguak tabir hukum (suatu kajian filosofis dan sosiologis). Jakarta: Citra Pratama.

Ali, A. (2015). Menguak tabir hukum. Jakarta: Kencana.

Asshiddiqie, J. (2006a). Pengantar ilmu hukum tata negara jilid 1. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI.

Asshiddiqie, J. (2006b). Teori Hans Kelsen tentang hukum. Jakarta: Konstitusi Press.

Attamimi, A. H. S. (1990). Peranan keputusan presiden Republik Indonesia dalam penyelenggaraan pemerintahan negara: Suatu studi analisis mengenai keputusan presiden yang berfungsi pengaturan dalam kurun waktu Pelita I – Pelita IV (Disertasi, Ilmu Hukum, Fakultas Pascasarjana Universitas Indonesia).

Bo'a, F. Y. (2017). Pancasila dalam sistem hukum (Cetakan I). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Daffa Arya, P. (2023). Perlindungan hukum terhadap hak warga negara dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional. Souvereignty: Jurnal Demokrasi dan Ketahanan Nasional, 2(2), 188–200. https://journal.uns.ac.id/index.php/Souvereignty/article/view/865

Deliyanto, B. (2018). Pengembangan kawasan permukiman dan keberlanjutan kota. Pengembangan Kawasan Pemukiman dan Keberlanjutan Kota, 1–17, 263. https://repository.ut.ac.id/7471/1/12_Bambang%20%26%20Sumartono.pdf

Elana, M. (2022, Januari 27). BI catat nilai transaksi e-commerce tembus Rp401 triliun pada 2021. Bisnis.com. https://ekonomi.bisnis.com/read/20220127/9/1494047/bi-catat-nilai-transaksi-e-commerce-tembus-rp401-triliun-pada-2021

Hooft, P. V. (2001). Penemuan hukum (B. A. Sidharta, Penerj.). Bandung: Laboratorium Hukum Fakultas Hukum Universitas Parahyangan.

Ibrahim, J. (2006). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif. Malang: Bayumedia Publishing.

Ilahi, Y. F. (2023). Hubungan kinerja green banking terhadap perkembangan pembangunan ekonomi negara secara berkelanjutan. An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah, 4(1), 200–217. https://www.semanticscholar.org/reader/d380a5390db44be5e02643f1a6f6ac7e806e86f6

Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959, Nomor 75. Sekretariat Negara, Jakarta.

Indonesia. (2011). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5188. Sekretariat Negara, Jakarta.

Indonesia. (2016). Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 101, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5883. Sekretariat Negara, Jakarta.

Indrati, M. F. (2007). Ilmu perundang-undangan 1, jenis, fungsi, dan materi muatan. Yogyakarta: Kanisius.

L. Tanya, B. (2015). Teori hukum strategi tertib manusia lintas ruang dan generasi. Yogyakarta: Genta Publishing.

M. Hadjon, P. (1989). Perlindungan hukum bagi rakyat Indonesia. Surabaya: Bina Ilmu.

M. Hadjon, P. (2005). Argumentasi hukum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Madiong, B. (2014). Sosiologi hukum: Suatu pengantar. Makassar: Sah Media.

Marzuki, P. M. (2017a). Penelitian hukum (Edisi Revisi). Jakarta: Kencana.

Marzuki, P. M. (2017b). Pengantar ilmu hukum (Edisi Revisi). Jakarta: Kencana.

Mertokusumo, S. (1993). Bab-bab tentang penemuan hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Mertokusumo, S. (2009). Penemuan hukum sebuah pengantar. Yogyakarta: Liberty.

Meuwissen. (2009). Pengembanan hukum, ilmu hukum, teori hukum dan filsafat hukum (B. A. Sidharta, Penerj.). Bandung: Refika Adiama.

Prakoso, A. (2016). Penemuan hukum sistem, metode, aliran dan prosedur dalam menemukan hukum. Yogyakarta: LaksBang Pressindo.

Prasetyo, T. (2016). Filsafat, teori & ilmu hukum. Jakarta: Rajawali Pers.

Putra, G. R. A. (2022). Manusia sebagai subyek hukum. Adalah Buletin Hukum & Keadilan, 6(1), 27. https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/adalah/article/view/26053

Rahardjo, S. (2006). Ilmu hukum (Cetakan Keenam). Bandung: Citra Aditya Bakti.

Sidharta, A. (2000). Refleksi tentang struktur ilmu hukum. Bandung: Mandar Maju.

Soehino. (1997). Hukum tata negara, penyusunan dan penetapan peraturan daerah. Yogyakarta: Liberty.

Sunarti. (2019). Buku ajar pemukiman dan perumahan. Semarang: Undip Press.

Suyono, Y. U. (2019). Teori hukum pidana dalam penerapan pasal di KUHP. Surabaya: Unitomo Press.

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.

Utami, P. D. Y. (2020). Pengaturan pendaftaran badan usaha bukan badan hukum melalui sistem administrasi badan usaha. Jurnal Komunikasi Hukum, 6(1). https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/jkh/article/view/23432

Utrecht. (1983). Pengantar hukum Indonesia. Jakarta: Ichtiar Baru.

Widodo, E. (2010). Relevansi sistem civil law dan common law dalam pengaturan hukum perjanjian baku di Indonesia. De Jure: Jurnal Hukum dan Syar'iah, 2(2).

Downloads

Published

2025-02-11

How to Cite

Dimas Purnayoga Rakayoni, Subekti Subekti, & Ernu Widodo. (2025). Wewenang Pemerintah dalam Perlindungan Hukum bagi Orang Atau Badan yang Menyelenggarakan Pembangunan Perumahan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Konsensus : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum Dan Ilmu Komunikasi, 2(1), 226–243. https://doi.org/10.62383/konsensus.v2i1.653

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.