Kegiatan Peningkatan Fungsi Fasilitas Umum melalui Revitalisasi di Area Lapangan Badminton di Lingkungan Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan Surabaya, Jalan Gayung Kebonsari No. 167, Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.62383/fundamentum.v4i2.1686Keywords:
Public Facility Revitalization, Badminton Court, Infrastructure Improvement, Public Service, Workplace EnvironmentAbstract
Public facilities play an important role in supporting community activities, especially in sports and social interaction. However, inadequate maintenance can reduce their functionality and user comfort. This study aims to improve the function of public facilities through the revitalization of a badminton court area at the Technical Implementation Unit for Road and Bridge Management in Surabaya, making it more feasible, safe, and comfortable for use. The study employs a quantitative descriptive approach combined with Participatory Action Research (PAR), with data collected through direct observation of facility conditions before and after revitalization. The results show a significant improvement in the quality of infrastructure, both in physical condition and environmental comfort. The revitalized court supports better sports activities and increases user participation. These findings indicate that revitalization not only enhances facility quality but also promotes greater utilization, improved social interaction, and a more productive environment, demonstrating its effectiveness in optimizing public facility functions.
Downloads
References
Agus Kristiyanto, et al. (2020). Pengelolaan fasilitas olahraga publik berbasis partisipasi masyarakat. Jurnal SPORTIF, 6(1), 88–101. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v6i1.13821
Dian Pujianto, et al. (2023). Revitalisasi sarana olahraga untuk meningkatkan aktivitas fisik masyarakat. Jurnal Olahraga Prestasi, 19(1), 33–45. https://doi.org/10.21831/jorpres.v19i1.60122
Dwi Cahyo Kartiko, et al. (2021). Manajemen sarana dan prasarana olahraga dalam meningkatkan prestasi atlet. Jurnal Keolahragaan, 9(2), 145–156. https://doi.org/10.21831/jk.v9i2.34567
Eko Hariyanto, et al. (2022). Analisis pemanfaatan ruang olahraga publik pada masyarakat urban. Jurnal Sport Area, 7(2), 144–154. https://doi.org/10.25299/sportarea.2022.vol7(2).8765
Flora Cornish, Breton, N., Moreno-Tabarez, U., Delgado, J., Rua, M., de-Graft Aikins, A., & Hodgetts, D. (2023). Participatory action research. Nature Reviews Methods Primers, 3(34).
Harold Kerzner. (2017). Project management: A systems approach to planning, scheduling, and controlling (12th ed.). Wiley.
John P. Kotter. (2012). Leading change. Harvard Business Review Press.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2021). Pedoman pengelolaan fasilitas umum dan pelayanan publik di daerah. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Panduan aktivitas fisik untuk kesehatan masyarakat. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2020a). Pedoman pemeliharaan dan pengelolaan infrastruktur publik. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2020b). Pedoman revitalisasi sarana dan prasarana publik. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (2021). Pedoman pengelolaan dan pengembangan sarana prasarana olahraga. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (2022). Standar sarana dan prasarana olahraga. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
KlikDokter. (2020). Manfaat adanya fasilitas olahraga di kantor.
Muhammad Muhyi, et al. (2021). Pengaruh fasilitas olahraga terhadap produktivitas kerja karyawan. Jurnal Manajemen Olahraga, 4(2), 73–84. https://doi.org/10.24815/jmo.v4i2.21654
Nur Rochmah, et al. (2021). Hubungan kualitas fasilitas olahraga dengan kepuasan pengguna. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 17(1), 55–66. https://doi.org/10.21831/jpji.v17i1.40562
R. Edward Freeman. (2010). Strategic management: A stakeholder approach. Cambridge University Press.
Riyadi, et al. (2020). Strategi pengembangan fasilitas olahraga rekreasi di perkotaan. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 19(2), 98–110. https://doi.org/10.24114/jik.v19i2.18921
Suharjana. (2021). Aktivitas fisik dan kesehatan masyarakat Indonesia. Jurnal Keolahragaan, 9(1), 12–24. https://doi.org/10.21831/jk.v9i1.30754
Yudik Prasetyo, et al. (2022). Evaluasi pengelolaan sarana olahraga daerah dalam meningkatkan pelayanan publik. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 8(3), 211–220. https://doi.org/10.29210/020221234
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



