Implementasi Penggunaan Aplikasi Sisekuedes dalam Pengelolaan Keuangan Desa didesa Pijot Utara Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur Tahun 2024

Authors

  • Yuniar Affandy Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan Muhammadiyah Selong
  • Salmi Yuniar Bahri Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan Muhammadiyah Selong
  • Rabiatul Adawiyah Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan Muhammadiyah Selong

DOI:

https://doi.org/10.62383/wissen.v1i4.993

Keywords:

Siskeudes, Village Financial Management, Efficiency, Transparency, Accountability

Abstract

This study explores the implementation of the SiskeuDes application in financial management in Pijot Utara Village. SiskeuDes, as a village financial information system, aims to improve the efficiency, transparency, and accountability of village financial management. This study identifies and analyzes the stages of SiskeuDes use, namely planning, implementation, administration, and reporting, and evaluates the advantages and disadvantages of the system in the village context. At the planning stage, SiskeuDes assists in the preparation of planning documents such as RKPDes and APBDes through village deliberations involving village officials and the community. This system supports the accuracy and efficiency of budget planning despite challenges such as network disruptions and HR skills. At the implementation stage, SiskeuDes facilitates verification and budget preparation and reporting, with the active role of the Village Secretary and the Village Financial Management Unit (UPKD). Financial administration has also progressed thanks to this system, which reduces the risk of manipulation and increases transparency. The reporting and accountability process is carried out in a structured and integrated manner with SiskeuDes, although there are obstacles in conveying information to the community. The advantages of using SiskeuDes include increased efficiency of financial recording and reporting, real-time transparency, and support for community participation. However, disadvantages include limited infrastructure, suboptimal HR skills, and challenges in delivering information to the community. Improvement efforts such as increasing training and improving infrastructure are being made to address these shortcomings. Overall, SiskeuDes has made a positive contribution to village financial management, but still requires adjustments to address the various challenges that exist.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfina, A. M. (2020). Implementasi aplikasi sistem keuangan desa (Siskeudes) untuk mewujudkan keuangan yang akuntabel dan transparan (Studi pada Desa Karangsono, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung) [Skripsi, UIN Maulana Malik Ibrahim].

Aprina Nugrahesthy, A. A. & Wilma, A. A. (2019, Agustus 7). Analisis implementasi pengelolahan dana desa menggunakan aplikasi Siskeudes Desa Banyuanyar. Perspektif Akuntansi, 2(2), 169–193. https://doi.org/10.24246/persiv2i2.p169-193

Atintyasputri, A. A. W. (2019). Aplikasi Siskeudes sebagai perangkat pengelolaan keuangan daerah (Studi kasus pada Desa Belapunranga Kec. Parangloe Kab. Gowa, Sulawesi Selatan). Vol. 1(2).

Beno, A. P. S., & Yanti, M. (2022). Dampak pandemi COVID 19 pada kegiatan ekspor impor (Studi pada PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Teluk Bayur). Jurnal Saintek Maritim, 22(2).

BPKP. (n.d.). Kawal akuntabilitas keuangan dan pembangunan: peluncuran Siskeudes/SIMDA. BPKP. Diakses dari https://www.bpkp.go.id

Desa Pijot Utara Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur. (2024). Desa Pijot Utara. Diakses dari https://desapijotutara.web.id/

Dewanti, E. (2015). Analisis perencanaan pengelolaan keuangan desa di Desa Boreng (Studi kasus pada Desa Boreng Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang) [Skripsi, Universitas Jember].

Fitri Sulistyowati, E. (2020). Implementasi sistem keuangan desa dalam meningkatkan kinerja aparatur desa [Skripsi, IAIN Surakarta].

Hamzah, A. (2015). Tata kelola pemerintahan desa: Menuju desa mandiri, sejahtera dan partisipatoris. Surabaya: Pustaka.

Lapananda. (2016). Hukum pengelolaan keuangan desa (buku I). Jakarta: RM Books.

Lusiono, F., & Suharman. (2017). Pengaruh sistem pelaporan dan pengendalian internal terhadap transparansi pengelolaan dana desa di Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang pada masa pandemi COVID 19. Jurnal Ekonomika, 45(10.2).

Malahika, K., Karamoy, & Pusung. (2018). Penerapan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) pada organisasi pemerintahan desa (Studi kasus di Desa Suwaan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara). Jurnal Riset Akuntansi Going Concern, 13(4), 578–583.

Mamuaya, dkk. (2017). Analisis pengelolaan keuangan desa berdasarkan Permendagri No. 113 Tahun 2014 (Studi kasus di Desa Adow, Kecamatan Pinolosian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan). Universitas Sam Ratulangi.

Mariana, & Handayani. (2014). Pengelolaan dan penggunaan dana desa dalam upaya meningkatkan pembangunan daerah (Studi kasus di Kabupaten Pacitan). Jurnal Management Studies and Entrepreneurship, 4(4).

Moleong, L. J. (2006). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Murtiono, Y., & Wulandari. (2014). Perencanaan dan penganggaran desa. Yogyakarta: FPPD.

Nafi’ah, N. K. (2018). Implementasi dan evaluasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di Provinsi Jawa Timur [Skripsi, Universitas Brawijaya].

Nindi, P. (2017). Implementasi kebijakan perlindungan terhadap anak di Kota Pontianak. Jurnal S 1 Ilmu Administrasi Negara, 6(2).

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan desa.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Pemerintah Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa (BN 2018/No. 611).

Pencegahan/umum Wahib Assyahri. (2020, April 15). Evaluasi penggunaan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 18(2), 79–91. https://doi.org/10.35967/jipn.v18i2.7844

Rivan, & Maksum, I. R. (2019). Penerapan sistem keuangan desa dalam pengelolaan keuangan desa. (Jurnal tidak disebutkan)

Surina, T., Wahyuni, M. A., & Kurniawan, P. S. (2017). Kinerja pemerintah desa (Studi kasus di Desa Kaba kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan). e Journal S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha, 1(2), 2–9.

Syarifudin, A. (2020). Implementasi pembelajaran daring untuk meningkatkan mutu pendidikan sebagai dampak diterapkannya social distancing. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Wahid, A. H., dkk. (2017). Manajemen kelas dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif: Upaya peningkatan belajar siswa. Jurnal Al Fikrah, V(2).

Yuniarti, G. A., & Prayudi, M. A. (2017). Pengaruh kualitas sumber daya manusia, pendidikan dan pelatihan, serta peran pendamping desa terhadap efektivitas penggunaan sistem keuangan desa (Siskeudes). e Journal Universitas Pendidikan Ganesha, 8(2), 2–9.

Downloads

Published

2023-11-30

How to Cite

Yuniar Affandy, Salmi Yuniar Bahri, & Rabiatul Adawiyah. (2023). Implementasi Penggunaan Aplikasi Sisekuedes dalam Pengelolaan Keuangan Desa didesa Pijot Utara Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur Tahun 2024. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(4), 100–127. https://doi.org/10.62383/wissen.v1i4.993

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.