Analisis Kesetaraan Gender dalam Rumah Tangga Keluarga Modern dalam Penerapan di Lingkungan Pasutri (Pengantin yang Menikah Mudah)
DOI:
https://doi.org/10.62383/wissen.v3i1.629Keywords:
Gender Equality, Harmonization, Relations, Gender PartnershipAbstract
This study examines the roots of the source of debate and differences of opinion about the reality of patriarchal family relationship patterns that dichotomize the roles of men (husbands) and women (wives) in the household, where the husband is the head of the family (public) and the wife is the housewife (domestic). The purpose of the study was to determine gender equality in modern family households in the application of the married couple environment (young brides and grooms, This research method uses a qualitative approach with a descriptive research type., The results of the study in the form of a dichotomous family relationship pattern, resulting in injustice and gender inequality. This condition certainly requires the construction of a relationship pattern based on justice and gender equality, so that a gender partnership is realized towards a harmonious family. The construction of a gender relationship pattern that is just and gender equal, is realized if there is cooperation and equal and fair division of roles between husband and wife, which refers to the planning and implementation of family resource management, so that family members have a division of roles in various activities (domestic, public, and community).
Downloads
References
Abdullah, J. (2009). Kesetaraan gender dalam Islam. Musawa, 1(1), 107–114.
Aliffian, D. (2020). Pebagian peran suami istri pada keluarga perempuan karir perspektif kesetaraan gender dan hukum Islam: Studi pada keluarga perempuan karir di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Temanggung. IAIN Salatiga.
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metode penelitian kualitatif. t.k.: Jejak.
Asyhari. (2009). Kesetaraan gender menurut Nasaruddin Umar dan Ratna Megawangi. Skripsi, tidak diterbitkan, Perbandingan Mazhab dan Hukum Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Dagun, S. M. (2002). Psikologi keluarga: Peranan ayah dalam keluarga. Jakarta: Rineka Cipta.
Darajat, Z. (1984). Islam dan peranan wanita. Jakarta: Bulan Bintang.
Dewanti, N. N. S. R. (2008). Analisis persepsi dan sikap terhadap peran gender pada mahasiswa Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor. Skripsi, Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.
Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. (n.d.). Panduan strategi pengembangan pusat kegiatan masyarakat (PKBM) responsif gender. Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat.
Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Djunaedi, W., Wawan, & Iklilah Muzayyanah. Pendidikan Islam adil gender di madrasah. Jakarta: Pustaka STAINU.
Fakih, M. (1999). Analisis gender dan transformasi sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Firdaus, E. (2012). Kemitrasejajaran peran gender dalam wacana legalitas Indonesia. Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta’lim, 10(2), 1–15.
Firdauzy, R. A. (2014). Penerimaan pembaca perempuan terhadap peranan gender laki-laki dalam kolom Hot Papa pada rubrik Jawa Pos For Her. Jurnal online, 1–11. Diakses 5 Agustus, 2014, 13:00 WIB.
Graddol, D., & Swann, J. (1989). Gender voices. Oxford: Basil Blackwell Ltd.
Herien Puspitawati. (2013). Konsep, teori, dan analisis gender. Bogor: PT IPB Press.
Iciek, F. (1996). “Gender dalam wacana mutakhir.” In H. Dewantoro & A. Asmawi (Eds.), Rekonstruksi fikih perempuan (pp. 1–20). Yogyakarta: Ababil.
Mosse Cleves, J. (2002). Gender dan pembangunan. Yogyakarta: Rifka Annisa.
Puspitawati, H. (2010). Persepsi peran gender terhadap pekerjaan domestik dan publik pada mahasiswa IPB. YINYANG, Jurnal Studi Gender & Anak, 5(1), 17–34.
Setyonongsih. (2011). Ketidakadilan gender dalam novel Not Without My Daughter. Palastrèn, 4(2), 1–12.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


