Perubahan Sosial Sistem Kekerabatan dalam Upacara Adat Perkawinan Masyarakat Nias (Studi Kasus Tahapan Fanika Era-Era Mbowo) di Desa Tuhembuasi Kecamatan Sogae’adu Kabupaten Nias

Authors

  • Fatizaro Gulo Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Masniar H. Sitorus Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Harisan Boni Firmando Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Ade Putera Arif Panjaitan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Martua Sihaloho Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

DOI:

https://doi.org/10.62383/wissen.v2i4.375

Keywords:

Social Change, Fanika Stages of the Mbowo Era, changes in the Fanika Stages of the Mbowo Era

Abstract

The title of this research emphasizes social changes in the kinship system in the traditional marriage ceremony of the Nias community (case study of the fanika stages of the mbowo era) in Tuhembuasi Village, Sogae'adu District, Nias Regency. The aim of this research is: To find out/describe social changes in the kinship system in the traditional marriage ceremony of the Nias community (case study of the fanika stages of the mbowo era) in Tuhembuasi Village, Sogae'adu District, Nias Regency. In this research, the method used is a descriptive qualitative approach. The results of the research show that the causes of changes in the Fanika stages of the Mbowo era in the Nias tribe community in Tuhembuasi Village, Sogae'adu District, Nias Regency are: (1) parents nowadays are very busy so they don't have time to talk about or teach about customs. and the culture of the Nias people to their children; (2) because the implementation of the Fanika stages in the Mbowo era took a lot of time, up to 3 to 4 hours, so people also felt bored because the time was too long, so the implementation of this stage was often postponed; (3) many people currently have very little experience of Nias culture so that the implementation of its customs as they are is important to remember but is not implemented; (4) migrate, marry with other tribes, so that the celebration does not reflect Nias culture.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulsyani. 2018. SOSIOLOGI: Sistematika, Teori dan Terapan. Jakarta: PT Bumi Aksara

Moleong, Lexy J. 2017. “Metodologi Penelitian Kualitatif”. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

SJ, Bakker, J.W.M. 1984. Filsafat Kebudayaan: Sebuah Pengatar. Yogyakarta: B.P.K Gunung Mulia. Kanisius.

Soekanto, Soerjono dan Budi Sulistyowati. 2017. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta. Rajawali Pers. Ed. Revisi. Cet. 46.

Supardan, Dadang. 2015. Pengantar Ilmu Sosial: Sebuah Kajian Pendekatan struktural, Jakarta: Bumi Aksara.

Syafrizal, dkk. 2021. Pengantar Ilmu Sosial. Cetakan 1. Yayasan kita Menulis.

Sztömpka, Piötr. 2017. Sosiologi Perubahan sosial. Jakarta: Kencana. ISBN. 978-602-422-139-3.

Usman, Husaini dan Purnowo Setiady Akbar. 2017 Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta: PT. Bumi Aksara. Edisi Ketiga.

Waruwu, Dermawan. 2018. Bawamatalu Destinasi Wisata Nias Pulau Impian. Yogyakarta: Penerbit Deepublish (Grup Penerbitan CV Budi Utama).

Wibisono, M. Yusuf. 2020. Sosiologi Agama. Bandung: Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Bawamenewi, Yunida dan Yonatan Alex Arifianto. 2022. Tradisi Hombo Batu Dalam Masyarakat Suku Nias: Sebuah Perspektif alkitab Tentang Pelestarian Budaya. Jurnal EFATA Jurnal Teologi dan Pelayanan. Volume 8. No 2. (86-95). e-ISSN 2722-8215. http://e-journal. sttiman. ac.id/index.php/efata.

Beni Ahmad Saebani, Pengantar Antropologi (Bandung: Pustaka Setia 2012, 247-48

Dewantara, A. W. (2019, November). Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Model Multikulturalisme Khas Indonesia. In Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR) (pp. 396-404)

Fuzan, Rikza dan Nashar. 2017. Mempertahankan Tradisi, Melestarikan Budaya (Kajian Historis dan Nilai Budaya Lokal Kesenian Terebang Gede di Kota Serang). Jurnal Candrasangkala, Vol, 3 No. 1.

Gea, T. B. (2021). Orientasi Nilai Budaya Masyarakat Nias dalam Maena pada Upacara Falöwa. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 4(4), 487-498.

Hatu, Rauf. 2011. Perubahan Sosial Kultural Masyarakat Pedesaan (Suatu Tinjauan Teoritik-Empirik). Jurnal INOVASI Volume 8 No.4. Desember 2011 ISSN 1693-9034.

Laia, Bestari dan Eka Periaman Zai. 2020. “Motivasi Dan Budaya Berbahasa Inggris Masyarakat Daerah Tujuan Wisata Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Di Tingkat SLTA (Studi Kasus: Desa lagundri-Desa Sorake-Desa Bawamataluo)”. E.ISSN.2614-6061. P.ISSN.2527-4295. Vol.8. No.4.

Mariana, D., Sinar, T. S., & Zein, T. T. Tahapan Fanika Era-Era Mböwo pada Upacara Falöwa Nias Selatan: Analisis Wacana Kritis.

Mariana, D. M. (2019). DIKSI PADA TAHAPAN UPACARA FALÖWA NIAS SELATAN: ANALISIS WACANA KRITIS. Jurnal Bahasa Indonesia Prima (JBIP), 1(1), 46-51

Maryani, D., & Nainggolan, R. R. E. (2019). Pemberdayaan masyarakat. Deepublish.

Merdawati, M. (2021). Hubungan Antara Identitas Sosial Dengan Konformitas Pada Klub Motor Fort Supermoto Squad (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan, Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka, 2005), 1208.

Syakhrani, A. W., & Kamil, M. L. (2022). Budaya Dan Kebudayaan: Tinjauan Dari Berbagai Pakar, Wujud-Wujud Kebudayaan, 7 Unsur Kebudayaan Yang Bersifat Universal. Cross-border, 5(1), 782-791.

Salim, M. (2017). Bhinneka tunggal ika sebagai perwujudan ikatan adat-adat masyarakat adat nusantara. Al Daulah: Jurnal Hukum Pidana Dan Ketatanegaraan, 6(1), 65-74.

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/09/21/indonesia-memiliki-1239-warisan-budaya-takbenda diakses pada tanggal 14 April 2022

https://niaskab.go.id/page/tentang-kabupaten-nias, di kutip pada tanggal 8April 2022

https://dominiriahulu.wordpress.com/2010/03/15/sistem-kekerabatan-masyarakat-nias

http://dx.doi.org/10.31604/ristekdik.v4i2.127-133

KBBI. Yang di akses pada tanggal 21 April 2020. dari https://kbbi.web.id/budaya.

Published

2024-10-02

How to Cite

Fatizaro Gulo, Masniar H. Sitorus, Harisan Boni Firmando, Ade Putera Arif Panjaitan, & Martua Sihaloho. (2024). Perubahan Sosial Sistem Kekerabatan dalam Upacara Adat Perkawinan Masyarakat Nias (Studi Kasus Tahapan Fanika Era-Era Mbowo) di Desa Tuhembuasi Kecamatan Sogae’adu Kabupaten Nias. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(4), 149–156. https://doi.org/10.62383/wissen.v2i4.375

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.