Analisis Literatur Faktor Penyebab dan Dampak Negatif Perilaku Agresif Tawuran pada Remaja di Indonesia

Authors

  • Tabitha Zahra Universitas Sriwijaya
  • Hany Natari Adha Universitas Sriwijaya
  • Risma Anita Puriani Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.62383/wissen.v4i1.1567

Keywords:

Aggressive Behavior, Parenting, Psychological Impact, Self-Control, Youth Gang Fighting

Abstract

Teenage brawls have become an increasingly urgent social issue, considering the destructive impact they cause. This study aims to explore the causes and negative impacts of student brawls through a literature review. By analyzing 20 related academic articles, it was found that the triggers of brawls can be divided into two main dimensions. The internal dimension includes factors such as deindividuation, identity crisis, and low self-regulation, while the external dimension encompasses ineffective parenting styles, peer influence, and provocation through social media. The impact of brawls is significant, not only on physical aspects and fatalities but also on psychological disturbances, moral decline, stigmatization, and serious legal consequences. This study concludes that a comprehensive intervention approach is needed, involving school counseling services, education on better parenting, and community monitoring to reduce the tendency for teenage aggression. This strategy is expected to address the root causes of brawls in a more structured and effective manner, creating a safer environment and supporting positive teenage development.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abas, M. (2021). Upaya penanggulangan terjadinya tawuran antar pelajar (Studi kasus di Kabupaten Karawang).

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974-980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394

Agustina, & Appulembang, Y. A. (2017). Pengaruh pola asuh terhadap kualitas hidup siswa pelaku tawuran. Versi Cetak, 1(1), 210–215. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v1i1.351

Ansori, Y. Z. (2019). Islam dan pendidikan multikultural. Jurnal Cakrawala Pendas, 5(2), 112.

Artha, M., Izzati, I. D. C., Malay, M. N., & Suhandi. (2025). Pengalaman deindividuasi pada kenakalan remaja pelaku tawuran. Jurnal Penelitian Psikologi, 16(1), 11–20. https://doi.org/10.29080/jpp.v16i1.1397

Cahyani, I., Gultom, M. V., Sijabat, S. A., Saragih, I., Banjarnahor, I., Turnip, E., Sriwiyanti, E., & Ekonomi, F. (2025). Mengurai akar tawuran pelajar: Solusi kenakalan remaja di Pematang Siantar. Unraveling the roots of student brawls: A solution to juvenile delinquency in Pematang Siantar.

Hamdani, F., Setyawan, A., Kurniawan, Z., Toni, T., Wisnuhidayat, G. S., Anshori, A., & Republik Indonesia Sespim Lemdiklat Polri. (2024). Analisis fenomena tawuran antar pelajar dengan teori differential association.

Herlambang, B., Ummu, R. F., & Muhammad, Z. (2025). Pengaruh paparan konten kekerasan di Instagram terhadap perilaku tawuran remaja di Jakarta Selatan.

Imawati, D. (2013). Latar belakang penyebab tawuran pada remaja. Background causes of claim in adolescent.

Isnawan, F. (2023). Kajian kriminologis fenomena tawuran remaja di Indonesia dan penanggulangannya.

Margaret, M., & Marifatullah, A. (2023). Media sosial sebagai strategi pencegahan tawuran pelajar.

Muhammad, S., & Kaimudin, M. A. (2019). Perilaku penyimpangan sosial pada kalangan remaja Kelurahan Akehuda Kota Ternate Utara.

Ningrum, P. R. (2013). Perceraian orang tua dan penyesuaian diri remaja: Studi pada remaja sekolah menengah atas/kejuruan di Kota Samarinda.

Putra, M. D. R. E., & Apsari, N. (2020). Hubungan proses perkembangan psikologis remaja dengan tawuran antar remaja. 3.

Putra, R. D., & Nurhadiyanto, L. (2024). Penyalahgunaan Instagram dan implikasinya dalam kenakalan remaja berbentuk tawuran.

Putri, A. (2025). Prinsip manajemen risiko dalam pencegahan tawuran antar pelajar di Kota Padang.

Ramadhan, A. R., Arpannudin, I., Maulana, D. F., Areza, D., & Fadilah, M. R. (2024). Upaya guru pendidikan Pancasila dalam mencegah aksi tawuran melalui pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila.

Restu, N. S., Edison, D., & Yulia, S. (2024). Penguatan akhlak remaja dalam bermedia sosial dan menghindari tawuran. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer, 1(2). https://doi.org/10.59407/jpmik.v1i2.716

Saputra, F., Maemun, H. F., Oktian, N. A. R., & Pertiwi, Y. W. (2024). Faktor psikologis yang mempengaruhi perilaku tawuran pada siswa SMK di Kota Bekasi. Jurnal Psikologi, 1(4), 16.

Setiawan, E. (2015). Peran guru bimbingan konseling dalam mengatasi tawuran pelajar.

Shao, A., Liang, L., Yuan, C., & Bian, Y. (2014). A latent class analysis of bullies, victims, and aggressive victims in Chinese adolescence: Relations with social and school adjustments. PLOS One, 9(4). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0095290

Susmiyati, S. H., & Ikawati. (2018). Tawuran remaja ditinjau dari kehidupan dan pengasuhan keluarga.

Wina, A. D., Sendratari, P., Yasa, W. P., Sejarah, J., & Perpustakaan, S. (2024). Fenomena tawuran remaja dan potensinya sebagai sumber bahan ajar sosiologi kelas XI SMA (Studi kasus di Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur). Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 6. https://doi.org/10.23887/jpsu.v6i1.96091

Downloads

Published

2026-02-27

How to Cite

Tabitha Zahra, Hany Natari Adha, & Risma Anita Puriani. (2026). Analisis Literatur Faktor Penyebab dan Dampak Negatif Perilaku Agresif Tawuran pada Remaja di Indonesia. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(1), 218–228. https://doi.org/10.62383/wissen.v4i1.1567

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)