Peran Pendidikan Keluarga dalam Pencegahan Bahaya Narkoba pada Remaja

Authors

  • Ati Kusmawati Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Aprilia Cahyani Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Layla Fitri Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Zalfa Sofia Avrianti Arifin Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/wissen.v3i3.1172

Keywords:

Adolescents, CBT Therapy, Drug Abuse, Drug Prevention, Family Education

Abstract

Drug abuse among adolescents is a serious problem that requires comprehensive and sustainable prevention efforts. Adolescence is a developmental phase characterized by the search for identity, emotional instability, and high levels of influence from the social environment, including peers. In this context, family education plays a central role as the first line of defense in protecting adolescents from the negative influence of drugs. Through open communication, wise supervision, and consistent love and emotional support, parents can create a safe and supportive environment for their children's mental development. Effective family education includes strengthening moral, religious, and social values, aiming to shape adolescents' character and resilience to environmental pressures. In certain situations, family education also needs to be supported by a scientific approach, one of which is Cognitive Behavioral Therapy (CBT). CBT is a psychological approach that focuses on improving negative thought patterns and behaviors. In the context of discussing drugs, CBT can help adolescents identify the emotional and social triggers that lead them to try illicit substances and equip them with strategies to cope healthily. The integration of family education and CBT therapy creates a comprehensive approach—from the home to professional support—to strengthen adolescents' mental resilience. This collaboration not only reduces the risk of addiction but also encourages adolescents to become more self-aware, emotionally healthy, and productive individuals. Therefore, synergy between families, schools, and mental health professionals is crucial in creating a drug-free generation of young people ready to face the challenges of modern life. Therefore, the active involvement of all parties, including educational institutions and the community, is essential to creating an environment that supports early drug prevention.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asmoro, D. O. S., & Soenarnatalina, M. (2016). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap penyalahgunaan NAPZA pada remaja. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 5(1), 80–87.

BNN Editor. (2023, Juli 8). Peran sekolah dan keluarga sangat penting dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. https://ntb.bnn.go.id/peran-sekolah-dan-keluarga-sangat-penting-dalam-mencegah-dan-memberantas-penyalahgunaan-dan-peredaran-gelap-narkoba/

Indrawati, E., & Rahimi, S. (2019). Fungsi keluarga dan self-control terhadap kenakalan remaja. IKRAITH-Humaniora, 3(2), Juli.

Jannah, A., & Nurjawati, R. (2023). Peran keluarga dalam mengatasi kenakalan remaja. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 2(5), Maret.

Jurnal Dinamika Sosial Budaya. (2023). Pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak di usia remaja untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(1), 351–354. https://journals.usm.ac.id/index.php/jdsb

Jurnal UNG. (2022). Optimalisasi peran keluarga, sekolah dan masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Jurnal UNG, 2022.

Kahaba Net. (2024, Juli 8). Peran pendidikan dan keluarga kunci cegah penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja. https://kahaba.net/hm-rum-peran-pendidikan-dan-keluarga-kunci-cegah-penyalahgunaan-narkoba-dan-kenakalan-remaja

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2018). Pedoman pendidikan pencegahan narkoba di lingkungan keluarga. Jakarta: Kemendikbud.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Pranenti, L., Nura’raafa, A. P., & Pertiwi, Y. W. (2024). Peran keluarga dalam pencegahan kenakalan remaja geng motor. Educational Journal: General and Specific Research, 4(2), 414–419.

Sri, H. (2011). Pengaruh keluarga, masyarakat dan pendidikan terhadap pencegahan bahaya narkoba di kalangan remaja (Tesis tidak diterbitkan). Universitas Indonesia.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syabrianto, A., Ramadhani, A., Simanjuntak, D. O., Waedoyee, M. H., Amin, M., Yani, N. M., & Annisa, T. (2023). [Data bibliografi tidak lengkap – harap lengkapi judul dan nama jurnal].

Syahraeni, A. (2021). Peran keluarga dalam penanggulangan kenakalan remaja. Al-Irsyad Al-Nafs: Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 8(1), 47–71.

Tanod, M. J., & Diswantika, N. (2022). Peranan keluarga dalam mencegah kenakalan remaja. Journal of Guidance and Counseling Inspiration (JGCI), 3(1), 1–14.

Wulandari, D., & Sari, R. P. (2020). Peran pendidikan keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba pada remaja. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 3(2), 112–120.

Downloads

Published

2025-08-20

How to Cite

Ati Kusmawati, Aprilia Cahyani, Layla Fitri, & Zalfa Sofia Avrianti Arifin. (2025). Peran Pendidikan Keluarga dalam Pencegahan Bahaya Narkoba pada Remaja. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(3), 404–411. https://doi.org/10.62383/wissen.v3i3.1172

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.