Peran Pengawasan Keimigrasian terhadap Orang Asing di Kawasan Geopark Berstatus Internasional: Kajian Konseptual atas Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark

Authors

  • Ebenezer Samosir Politeknik Imigrasi dan Permasyarakatan
  • Sohirin Sohirin Politeknik Imigrasi dan Permasyarakatan
  • Koesmoyo Ponco Aji Politeknik Imigrasi dan Permasyarakatan

DOI:

https://doi.org/10.62383/konsensus.v3i4.1901

Keywords:

Foreign Nationals, Immigration Supervision, International Geopark, Lake Toba Caldera, Legal Effectiveness

Abstract

The designation of Lake Toba Caldera as a UNESCO Global Geopark on 7 July 2020 has reshaped the profile of foreign visitors to the area, shifting it from ordinary tourism traffic toward internationally scaled visits involving researchers, delegations, journalists, and tourists from many countries. This shift calls for a reconsideration of how immigration supervision is designed in an area spanning seven regencies and involving multiple institutions at once. This article was developed through a literature study of immigration legislation, tourism policy documents, and prior scholarly work, with the aim of constructing a conceptual framework for analysing immigration supervision of foreign nationals in internationally designated geopark areas. The proposed framework combines Soerjono Soekanto's Legal Effectiveness Theory five factors: the law itself, law enforcers, facilities, society, and legal culture with Supervision Theory, which emphasises a cycle of standard-setting, performance measurement, and corrective action. The study suggests that the gap between das Sollen and das Sein in immigration supervision in geopark areas stems from the interaction between these five factors and three distinctive characteristics of internationally designated geoparks: cross-regency territorial breadth, inter-agency authority fragmentation, and international management standards. The article proposes three conceptual propositions for empirical testing in subsequent research, while also offering an analytical model that can be replicated in other geoparks or national strategic tourism areas in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, A. (2022). Menguak teori hukum (Legal theory) dan teori peradilan (Judicialprudence). Kencana Prenada Media Group.

Ali, Z. (2020). Sosiologi hukum. Sinar Grafika.

Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba. (2020). Dokumen nominasi UNESCO Global Geopark Kaldera Toba. Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba.

Bodin, J. (1955). Six books of the commonwealth (M. J. Tooley, Trans.). Basil Blackwell.

Diskominfo Provinsi Sumatera Utara. (2025, February 11). Dokumen Geopark Kaldera Toba siap diserahkan ke UNESCO. https://diskominfo.sumutprov.go.id/page/berita/dokumen-geopark-kaldera-toba-siap-diserahkan-ke-unesco

Friedman, L. M. (2020). The legal system: A social science perspective. Russell Sage Foundation.

Hadjon, P. M., & Djatmiati, T. S. (2020). Argumentasi hukum. Gadjah Mada University Press.

Jazuli, A. (2022). Pengawasan keimigrasian terhadap orang asing di Indonesia dalam perspektif hukum administrasi negara. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 16(1), 43–58.

Katili, A. Y., & Pide, A. S. M. (2022). Efektivitas pengawasan keimigrasian terhadap warga negara asing di kawasan strategis. Hasanuddin Law Review, 8(2), 125–141.

Khaddafi, M. (2023). Peran kantor imigrasi dalam pengelolaan kepariwisataan internasional: Studi pada destinasi wisata prioritas. Jurnal Administrasi Publik, 11(1), 70–89.

Kompas.com. (2020, July 8). Resmi, Kaldera Toba ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark. https://travel.kompas.com/read/2020/07/08/171200127/resmi-kaldera-toba-ditetapkan-sebagai-unesco-global-geopark

Maulida, H., et al. (2023). Collaborative governance dalam revitalisasi wisata Danau Toba untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Sumur: Jurnal Sosial dan Humaniora, 1–15.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2013 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. (2013). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 68.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010–2025. (2011). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 125.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2023 tentang Badan Otorita Pengelolaan Kawasan Pariwisata Danau Toba. (2023).

Ridwan, H. R. (2022). Hukum administrasi negara (Edisi revisi). Rajawali Pers.

Siagian, S. P. (2020). Fungsi-fungsi manajerial. Bumi Aksara.

Sibuea, H. P. (2022). Tata kelola kawasan Geopark Kaldera Toba dalam perspektif hukum tata negara. Jurnal Hukum dan Peradilan, 11(2), 280–298.

Situmorang, V. M., & Juhir, J. (2021). Aspek hukum pengawasan melekat dalam lingkungan aparatur pemerintah. Rineka Cipta.

Soekanto, S. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. PT Raja Grafindo Persada.

Sujamto. (2021). Beberapa pengertian di bidang pengawasan. Ghalia Indonesia.

Susetyo, B., & Warjiyati, S. (2022). Koordinasi lintas sektoral dalam pengawasan orang asing di kawasan wisata prioritas. Jurnal Yustisia, 11(3), 310–328.

Terry, G. R. (2020). Principles of management (J. Smith D. F. M., Trans.). Bumi Aksara.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. (2009). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. (2011). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 52, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5216.

Downloads

Published

2026-08-24

How to Cite

Ebenezer Samosir, Sohirin Sohirin, & Koesmoyo Ponco Aji. (2026). Peran Pengawasan Keimigrasian terhadap Orang Asing di Kawasan Geopark Berstatus Internasional: Kajian Konseptual atas Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark. Konsensus : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum Dan Ilmu Komunikasi, 3(4), 93–100. https://doi.org/10.62383/konsensus.v3i4.1901

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.