Analisis Kebijakan KUA Medan Kota dalam Penanganan dan Pencegahan Pernikahan Dini

Authors

  • Heru Syahputra Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Maulana Bagas Perkasa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Adek Trie Maylani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Rizky Gurning Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Aziz Ramadhana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.62383/wissen.v3i3.1030

Keywords:

Policy, KUA Medan City, Early Marriage

Abstract

Early marriage is a complex social issue that requires special attention due to its negative impacts on individual development, health, and family stability. In Indonesia, policies related to early marriage are regulated in Law No. 16 of 2019, which sets the minimum age for marriage. The Office of Religious Affairs (KUA) Medan City plays a crucial role in addressing and preventing early marriage through various policies and programs, one of which is youth counseling and the certificate of marriage eligibility program. This study aims to analyze KUA Medan City's policies on handling and preventing early marriage and to assess the effectiveness of these programs. The research was conducted using a qualitative approach through an internship at KUA Medan City, involving observation and interviews with relevant stakeholders. The findings show that KUA Medan City has implemented policies to address early marriage effectively, although there are several challenges in its implementation, such as a lack of public understanding regarding the legal marriage age and low interest in participating in marriage counseling programs. In conclusion, while significant efforts have been made, there is still a need to raise public awareness and expand access to services provided by KUA to reduce the incidence of early marriage in the area.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bawono, Y., Setyaningsih, S., Hanim, L. M., Masrifah, M., & Astuti, J. S. (2022). Budaya Dan Pernikahan Dini Di Indonesia. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 24(1),

Billah, A. (2024). Strategi Kua Kecamatan Banyuanyar Dalam Pencegahan Pernikahan Dini. Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 5(1),

Fadilah, D. (2021). Tinjauan Dampak Pernikahan Dini Dari Berbagai Aspek. Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo, 14(2),

Halodoc. (2023). Tingginya Pernikahan Dini Di Indonesia, Ini Langkah Mencegahnya. Https://Www.Halodoc.Com/Artikel/Tingginya-Pernikahan-Dini-Di-Indonesia-Ini-Langkah-Mencegahnya.

Hikmah, N. (2019). Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Terjadinya Pernikahan Dini Di Desa Muara Wis Kecamatan Muara Wis Kabupaten Kutai Kartanegara. Ejournal Sosiatri-Sosiologi, 7(1)

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. (2021). Cegah Pernikahan Dini Kua Bergerak Di Desa.

Kareema, T., & Garfes, H. P. Peran Kua Dalam Meminimalisir Kasus Pernikahan Dini Di Kecamatan Sukmajaya Kota Depok. Dirasat, 15(01),

Kementerian Agama Kota Medan. (2021). Kantor Urusan Agama Medan Kota. Https://Medankota.Kemenag.Go.Id/Wp-Content/Uploads/2021/06/Medan-Kota.Pdf

Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2023). Peran Kua Dalam Pencegahan Pernikahan Anak Di Kabupaten Lombok Utara.

Kompas.Id. (2024). Tingginya Angka Perkawinan Usia Anak Di Indonesia. Https://Www.Kompas.Id/Baca/Riset/2024/03/08/Tingginya-Angka-Perkawinan-Usia-Anak-Di-Indonesia.

Mohammad, S. (2024, Agustus 18). Sejarah Kantor Urusan Agama Yang Terlupakan. Islami.Co. Https://Islami.Co/Sejarah-Kantor-Urusan-Agama-Yang-Terlupakan/

Pardede, A. E. G., Hasudungan, M. R., & Rizal, S. (2024). Pengaruh Pernikahan Dini Terhadap Tingkat Perceraian Di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan. Unes Law Review, 6(3),

Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2024 Tentang Pencatatan Pernikahan. (2024).

Pitrianti, L., Novrikasari, N., & Syakurah, R. A. (2021). Analisis Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Upaya Pencegahan Praktik Pernikahan Dini Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(1)

Rahadianti, A., & Muslim, A. (2023). Strategi Dan Dampak Kebijakan Kua Dalam Menekan Angka Pernikahan Dini Di Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Jurnal Pemerintahan Dan Kebijakan (Jpk), 4(2),

Setiyaningrum E. 2015. Pelayanan Keluarga Berencana & Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Cv Trans Info Media.

Suhadi, S., Baidhowi, B., & Wulandari, C. (2018). Pencegahan Meningkatnya Angka Pernikahan Dini Dengan Inisiasi Pembentukan Kadarkum Di Dusun Cemanggal Desa Munding Kecamatan Bergas. Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal Of Legal Community Engagement), 1(1),

Syaputri, N. (2024). Studi Identifikasi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pernikahan Dini Pada Remaja D Batubara

Utami, L., Farida, R., & Abdullah, A. (2019). Implementasi Peraturan Menteri Agama Ri Nomor 11 Tahun 2007 Tentang Pencatatan Nikah. Asia-Pacific Journal Of Public Policy, 5(1),

Yanti, Y., Hamidah, H., & Wiwita, W. (2018). Analisis Faktor Penyebab Dan Dampak Pernikahan Dini Di Kecamatan Kandis Kabupaten Siak. Jurnal Ibu Dan Anak, 6(2),

Downloads

Published

2025-06-25

How to Cite

Heru Syahputra, Maulana Bagas Perkasa, Adek Trie Maylani, Muhammad Rizky Gurning, & Muhammad Aziz Ramadhana. (2025). Analisis Kebijakan KUA Medan Kota dalam Penanganan dan Pencegahan Pernikahan Dini. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(3), 173–183. https://doi.org/10.62383/wissen.v3i3.1030

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.